Dukungan Menguat, Budi Himawan Dinilai Layak Pimpin IDI Jatim
Dukungan terhadap dr. Budi Himawan untuk memimpin IDI Jawa Timur terus menguat. Tokoh nasional hingga daerah menilai ia layak karena rekam jejak dan visinya.
LAMONGAN – Dukungan terhadap dr. Budi Himawan, Sp.U, MM, FICS untuk memimpin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur terus menguat. Sejumlah tokoh kunci kedokteran nasional hingga daerah secara terbuka menyatakan dukungan, menilai sosok Ketua IDI Cabang Lamongan tersebut sebagai figur yang tepat untuk membawa organisasi ke arah yang lebih modern dan profesional.
Dukungan itu salah satunya datang dari Mohammad Adib Khumaidi. Ia menilai dr. Budi sebagai pemimpin yang mampu menjawab tantangan perubahan zaman, terutama di tengah dinamika regulasi kesehatan yang terus berkembang.
Menurut dr. Adib, IDI membutuhkan figur dengan kemampuan adaptasi tinggi sekaligus memiliki rasa tanggung jawab kolektif terhadap organisasi. “Kita butuh kepemimpinan yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus membawa transformasi. Itu bukan hal mudah,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Penilaian positif tersebut tidak lepas dari rekam jejak dr. Budi Himawan selama memimpin IDI Lamongan. Di bawah kepemimpinannya, organisasi dinilai berhasil bertransformasi menjadi lebih modern serta mampu menyesuaikan diri dengan perubahan Undang-Undang Kesehatan.
Kemampuan advokasi dr. Budi juga menjadi sorotan. Ia dinilai mampu memainkan peran strategis, baik melalui jalur diplomasi maupun aksi kolektif yang tertib bersama organisasi profesi lainnya.
“IDI Lamongan bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah tanpa terjebak politik praktis. Itu kualitas kepemimpinan yang penting,” kata dr. Adib.
Didukung Pimpinan Pusat
Dukungan juga datang dari Ketua Umum PB IDI periode 2025–2028, Slamet Budiarto. Ia menegaskan bahwa dr. Budi merupakan sosok yang layak memimpin IDI Jawa Timur, terutama karena memiliki pemahaman hukum dan kematangan organisasi.
“IDI Jatim membutuhkan pemimpin yang mampu memajukan organisasi profesi. Sosok dr. Budi memiliki kapasitas itu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah, yang dinilai dapat dijembatani dengan baik oleh dr. Budi.
Dukungan serupa disampaikan Ketua IDI Wilayah NTB, Rohadi. Ia menilai dr. Budi bukan sekadar kolega, melainkan sosok yang benar-benar mengabdi dalam profesi.
“Beliau tidak hanya bekerja, tetapi mendengar, merangkul, dan mencari solusi. Itu yang membuat saya yakin beliau mampu membawa organisasi lebih solid,” ungkapnya.
Dari wilayah barat Indonesia, Ketua IDI Banten, Mohammad Rifki, juga menyampaikan dukungan. Ia menilai dr. Budi sebagai figur yang layak melanjutkan standar kepemimpinan tinggi yang selama ini dibangun di Jawa Timur.
Selain dukungan struktural, kekuatan dr. Budi juga dinilai terletak pada usia yang relatif muda, jaringan luas, serta pandangan yang futuristik terhadap organisasi profesi.
Dengan kombinasi tersebut, ia dipandang memiliki peluang besar untuk membawa IDI Jawa Timur menjadi role model di tingkat nasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


