Advertisement
Peristiwa Daerah

Hari Kartini di Pacitan, Ketum PGRI: yang Tak Mau Berubah Akan Tergilas

Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, jadikan Hari Kartini momentum ajakan keberanian berpikir dan beradaptasi agar pendidikan PGRI Pacitan tak tertinggal zaman.

TIMES Indonesia,
Hari Kartini di Pacitan, Ketum PGRI: yang Tak Mau Berubah Akan Tergilas
Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi dengan bucket bunga di Hari Kartini 2026. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Momentum Hari Kartini dimanfaatkan Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, untuk menyentil pentingnya keberanian berpikir dan beradaptasi. Ia menegaskan, kemajuan tak ditentukan jumlah, melainkan kebebasan cara pandang.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus serta Pengawas Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI Pacitan masa bhakti 2026–2030 di aula STKIP PGRI Pacitan, Selasa (21/4/2026).

Advertisement

Dalam sambutannya, Unifah mengaitkan semangat Kartini dengan tantangan dunia pendidikan hari ini. Menurutnya, perubahan adalah keniscayaan yang tak bisa dihindari.

“hari ini Hari Kartini Kartini bukan soal jumlah tapi adalah kebebasan berpikir untuk mencapai kemajuan yang luar biasa,” ujarnya.

Ia lalu mengajak para pendidik untuk tidak terjebak dalam zona nyaman. Bahkan dengan gaya santai, ia menyelipkan candaan yang langsung disambut hadirin.

“Jadi teman-teman maju yuk maju bersama jangan ngantukan saya tuh sebenarnya juga ngantukan kalau enggak berpikir,” lanjutnya.

Unifah menegaskan, siapa pun yang enggan beradaptasi akan tertinggal. Dunia terus bergerak, dan pendidikan dituntut mengikuti ritme tersebut.

Advertisement

“Kita tahu bahwa perubahan itu memang akan membersamai kita, mereka yang tidak mau berubah akan tergilas oleh perubahan itu sendiri,” tegasnya.

Pelantikan pengurus PPLP-PT PGRI Pacitan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi lembaga pendidikan di bawah naungan PGRI agar lebih adaptif menghadapi dinamika zaman, sejalan dengan semangat Kartini yang terus relevan hingga kini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia