Advertisement
Peristiwa Daerah

Wabup Bondowoso Tinjau Progres Jembatan Alternatif Sambil Ngobrol dengan Warga

Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i memastikan progres pembangunan jembatan darurat yang disiapkan sebagai jalur alternatif bagi warga.

TIMES Indonesia,
Wabup Bondowoso Tinjau Progres Jembatan Alternatif Sambil Ngobrol dengan Warga
Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i didampingi Kepala BSBK dan BPBD saat meninjau progres jembatan alternatif untuk pejalan kaki (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i memastikan progres pembangunan jembatan darurat yang disiapkan sebagai jalur alternatif bagi warga, Selasa (21/4/2026). 

Jembatan alternatif yang didanai Pemkab itu disiapkan untuk pejalan kaki selama pembangunan jembatan Sentong di ruas jalan provinsi dalam proses pembangunan. 

Advertisement

Peninjauan oleh Wabup dilakukan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang mendesak akan akses penghubung. Di lokasi, Wabup As'ad juga tampak bercengkrama dengan warga.

Dalam kesempatan tersebut Wabup menegaskan, bahwa pembangunan jembatan ini merupakan solusi sementara, sambil menunggu realisasi infrastruktur permanen yang lebih kuat dan representatif.

“Alhamdulillah hari ini saya mengunjungi jembatan alternatif yang akan digunakan oleh warga. Ini juga merupakan permintaan masyarakat. Ke depan tentu kita ingin membangun yang lebih kuat, meskipun saat ini masih dalam kondisi seadanya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran aktif warga yang terlibat dalam proses pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi faktor penting yang mempercepat pengerjaan jembatan tersebut.

Selain meninjau kondisi fisik jembatan, Wabup mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keberlangsungan fasilitas umum itu.

Advertisement

Pemerintah daerah kata dia, akan menginisiasi kegiatan rutin setiap Jumat untuk membersihkan area sekitar jembatan.

“Kita akan adakan kegiatan rutin setiap hari Jumat agar lingkungan tetap bersih dan jembatan ini lebih terawat. Ini penting supaya masyarakat juga merasa nyaman,” tambahnya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan masih akan berlanjut. Saat ini, pengerjaan belum optimal karena sebagian warga masih menggunakan jalur lama.

Pemerintah berharap, setelah arus masyarakat mulai dialihkan ke jembatan darurat, pekerjaan dapat dipercepat, terutama untuk penyempurnaan akses pejalan kaki.

Di sisi lain, Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK), Ansori memastikan, bahwa percepatan pembangunan terus dilakukan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

“Fokus kami bagaimana jembatan ini cepat bisa digunakan, tapi tetap aman dan nyaman. Kami kerjakan semaksimal mungkin, sambil terus dilakukan penyempurnaan agar semakin kuat dan layak dilalui. Kami juga berharap masyarakat ikut menjaga, karena ini digunakan bersama,” ujarnya.

Keberadaan jembatan darurat ini diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas warga, setidaknya hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia