Advertisement
Peristiwa Daerah

Pulang Mancing, Warga Banyuwangi Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Sungai

Seorang warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, tak sengaja menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah sungai.

TIMES Indonesia,
Pulang Mancing, Warga Banyuwangi Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Sungai
Proses identifikasi mayat. (FOTO : Polsek Genteng)
A-AA+

BANYUWANGI Seorang warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, tak sengaja menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah sungai, Selasa (21/4/2026), saat hendak pulang daei memancing.

Berdasarkan keterangan kepolisian, jasad bayi tak berdosa ditemukan di sebuah sungai kecil, masuk Dusun Krajan I, Desa Kembiritan sekira pukul 17.00 WIB.

Advertisement

Temuan bermula ketika seorang remaja setempat bernama Fendi (14) hendak pulang usai menyalurkan hobi memancingnya. Tak disangka, di tengah aktivitasnya itu, dirinya justru mendapati sesosok jasad bayi laki-laki di sungai yang sontak membuatnya terperanjat.

Dalam kondisi panik, remaja itu langsung berlari pulang dan melaporkan temuannya kepada Ketua RT setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke perangkat desa dan pihak kepolisian.

"Setelah laporan diterima, Kanit Reskrim Ipda Sujarwadi Putra bersama anggota sebanyak 5 personil mendatangi TKP, selanjutnya bersama warga melakukan evakuasi," kata Kapolsek Genteng, Kompol Edy Priswanto, Rabu (22/4/2026).

Selanjutnya, masih kata Kompol Edy, jasad dibawa menuju RSUD Blambangan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Akan kami lakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut. Penelusuran dilakukan dengan mendata warga yang tengah atau baru saja hamil di sekitar lokasi kejadian," terangnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Desa Kembiritan, Sukanto, membenarkan kejadian tersebut. Dirinya menyebut, saat ditemukan kondisi bayi sudah tidak bernyawa dan diduga telah meninggal lebih dari satu hari.

“Benar, jasad bayi ditemukan di saluran irigasi. Kondisinya sudah meninggal dunia, dengan tali pusar dan ari-ari masih menempel,” ujarnya.

Menurut Sukanto, dari pengamatan awal, bayi tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 2,5 kilogram. Selain itu, kondisi tubuhnya sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

“Diperkirakan sudah lebih dari satu hari, karena sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan terdapat belatung,” tambahnya.

“Upaya penelusuran terus dilakukan bersama pihak kepolisian untuk mengungkap siapa orang tua bayi ini,” imbuh Sukanto. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Anggara Cahya
PenulisAnggara CahyaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia