Advertisement
Peristiwa Daerah

Layanan Haji 2026: Asrama Haji Surabaya Sediakan Mobil Listrik untuk Lansia dan Difabel

Asrama Haji Embarkasi Surabaya menyediakan lima unit mobil listrik untuk mempermudah mobilitas jemaah lansia dan difabel pada musim haji 2026. Fasilitas ini merupakan arahan Menteri Haji guna meningkatkan kualitas layanan selama masa karantina.

TIMES Indonesia,
Layanan Haji 2026: Asrama Haji Surabaya Sediakan Mobil Listrik untuk Lansia dan Difabel
Mobil listrik beroperasi dari Gedung Mina dan Mudzalifah menuju area penginapan jemaah di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Rabu (22/4/2026).(Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Kementerian Haji dan Umrah melalui Asrama Haji Embarkasi Surabaya memberikan dukungan mobil listrik sebagai layanan mobilitas bagi calon jemaah haji lanjut usia (lansia) dan difabel.

Fasilitas tersebut merupakan arahan langsung dari Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf demi meningkatkan kualitas layanan selama di karantina.

Advertisement

Tercatat ada lima unit mobil listrik dengan kapasitas 12 kursi dan delapan kursi. Mobil ini beroperasi dari Gedung Mina dan Mudzalifah menuju area penginapan jemaah.

Kepala Sub Bagian Umum Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Abdullah Mawardi mengungkapkan, mobil listrik itu digunakan untuk mengantar jemaah dari titik kedatangan menuju kamar, maupun dari kamar ke masjid.

"Kendaraan listrik ini perintah dari Pak Menteri Haji untuk memfasilitasi jemaah saat momen haji 2026," ungkapnya kepada awak media, Rabu (22/4/2026).

Tampak para jemaah lansia maupun yang menggunakan kursi roda sangat terbantu dengan keberadaan mobil listrik ini.

Sebagai informasi, pada musim haji tahun 1447 H/2026 M total jemaah haji embarkasi Surabaya berjumlah 44.087 orang, terdiri dari 43.623 jemaah dan 464 petugas kloter.

Advertisement

Total jemaah tersebut terbagi dalam 116 kloter, dengan rincian Jawa Timur sebanyak 42.409 jemaah, Bali sebanyak 698 jemaah, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 516 jemaah.

Lima puluh persen jemaah merupakan lansia yang berusia rata-rata di atas 50 tahun. Jumlah lansia ini lebih banyak dari tahun kemarin. 

Proses cek kesehatan yang lebih ketat pada tahun ini, juga dinilai menurunkan angka jemaah haji dengan risiko tinggi.

"Kalau kita melihat jemaah sehat, pengguna kursi roda sangat minim. Kalau tahun-tahun kemarin di atas 10-15 jemaah," kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya As'adul Anam.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia