Advertisement
Peristiwa Daerah

Bantuan Pangan 2026 Resmi Diluncurkan, Bupati Solok Pastikan 2.197 KK Terbantu

Program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

TIMES Indonesia,
Bantuan Pangan 2026 Resmi Diluncurkan, Bupati Solok Pastikan 2.197 KK Terbantu
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, penyerahkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat, Rabu (22/04/2026) (Foto: Dioni/TIMES Indonesia)
A-AA+

SOLOK Upaya menjaga ketahanan pangan dan melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi terus diperkuat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu secara resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan tahun 2026 yang menyasar ribuan keluarga kurang mampu, Rabu (22/04/2026) di Kantor Wali Nagari Cupak.

Advertisement

Program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Sebanyak 2.197 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dalam tahap penyaluran kali ini.

Melalui kolaborasi dengan Perum Bulog dan Dinas Pangan, setiap keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng — komoditas pokok yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran langsung Jon Firman Pandu dalam kegiatan tersebut menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran.

Ia didampingi Pimpinan Perum Bulog Solok, Hendra Kurniawan, bersama jajaran OPD terkait, Camat Gunung Talang, serta Wali Nagari Cupak.

Advertisement

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bantuan pangan ini bukan hanya soal distribusi logistik, tetapi juga wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Solok. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Perum Bulog menyatakan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kelancaran distribusi bantuan.

Ketepatan sasaran dan waktu menjadi prioritas utama agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tapi juga memperkuat sinergi pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam membangun sistem ketahanan pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan di Kabupaten Solok. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dioni Arvona
PenulisDioni ArvonaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia