Advertisement
Peristiwa Daerah

Pemkab Banjarnegara Perkuat Kapasitas Tim CSIRT untuk Atasi Serangan Siber

Situs Pemkab Banjarnegara diserang 36 juta kali dalam 4 bulan. Pemkab Banjarnegara bersama BSSN gelar Bintek CSIRT untuk perkuat pertahanan digital.

TIMES Indonesia,
Pemkab Banjarnegara Perkuat Kapasitas Tim CSIRT untuk Atasi Serangan Siber
Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali Lc saat membuka bintek tim TI CSIRT. (Foto: Kominfo Banjarnegara)
A-AA+

BANJARNEGARA Guna mengantisipasi maraknya serangan siber belakangan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) bagi tim Banjarnegarakab-Computer Security Incident Response Team (CSIRT), Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Abdi Praja Lantai 3 Setda Banjarnegara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali Lc. Bintek tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam membentengi infrastruktur digital milik negara.

Advertisement

Selain sebagai upaya proteksi, Bintek ini bertujuan mewujudkan tata kelola keamanan informasi yang berkelanjutan. Para peserta dibekali keterampilan teknis untuk mendeteksi serta merespons insiden keamanan siber secara mandiri dan cepat.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan personel tim cyber dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banjarnegara. Adapun narasumber yang dihadirkan berasal dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yakni Rizki Barokah dan Rizal Damar Sasangka.

Serangan Siber Mengkhawatirkan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banjarnegara, Sagiyo S.IP, mengungkapkan bahwa kondisi keamanan siber saat ini berada pada level yang cukup mengkhawatirkan.

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali 2

Berdasarkan data pemantauan sejak awal Januari hingga pertengahan April 2026, tercatat lebih dari 36 juta percobaan serangan yang menyasar situs resmi milik Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Advertisement

Dari total tersebut, terdapat 15 percobaan serangan kategori critical severity yang mengancam keberlangsungan sistem secara vital. Selain itu, terdeteksi 7.941 serangan kategori high severity yang membawa risiko besar terhadap keamanan data informasi.

"Selain itu, terdapat jutaan anomali lainnya dalam kategori medium dan low. Hal ini memerlukan kewaspadaan ekstra serta pemantauan berkelanjutan demi deteksi dini yang efektif," jelas Sagiyo.

Sinergi SDM dan Teknologi

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali Lc, menekankan bahwa teknologi informasi kini telah menjadi tulang punggung pelayanan publik. Oleh karena itu, ia menggarisbawahi pentingnya sinergi antara tiga komponen utama: sumber daya manusia (people), prosedur (process), dan teknologi (technology).

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali

"Perangkat teknologi tercanggih sekalipun tidak akan maksimal jika tidak dikelola oleh SDM yang kompeten dan didukung tata kelola yang baik, apalagi risiko siber saat ini semakin kompleks," tegasnya.

Wakhid menambahkan, Banjarnegara telah menjalin kerja sama erat dengan BSSN melalui berbagai layanan, mulai dari pemanfaatan tanda tangan elektronik, asistensi penanganan insiden, hingga penilaian keamanan IT (security assessment).

Melalui pelatihan ini, ia berharap koordinasi antar pengelola TI di tingkat OPD semakin solid sehingga respons terhadap serangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Kami juga berharap BSSN terus memberikan akses luas bagi program penguatan kapasitas guna meningkatkan level kematangan keamanan siber di Kabupaten Banjarnegara secara menyeluruh," pungkas Wakhid Jumali. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia