Selama di Madinah, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tunda Cuci Baju
Kasi Akomodasi daerah kerja (daker) Madinah Zaenal Muttaqin mengingatkan jemaah haji Indonesia khususnya yang sudah di hotel Madinah untuk tidak mencuci pakaian di dalam hotel.
MADINAH – Kasi Akomodasi daerah kerja (daker) Madinah Zaenal Muttaqin mengingatkan jemaah haji Indonesia khususnya yang sudah di hotel Madinah untuk tidak mencuci pakaian di dalam hotel.
“Mengingat masa tinggal di Madinah hanya sekitar sembilan hari, jemaah haji disarankan untuk menunda mencuci pakaian,” ucap Kasi Akomodasi daker Madinah Zaenal Muttaqin di Madinah dikutip pada Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, hotel-hotel di Madinah tidak ada yang menyediakan fasilitas mencuci pakaian di rooftop. Berbeda dengan hotel di Makkah yang menyediakan mesin cuci dan dapat dimanfaatkan oleh jemaah haji Indonesia.
“Hotel di Makkah mayoritas menyediakan mesin cuci untuk digunakan oleh jemaah. Sedangkan di Madinah ini, pihak hotel tidak menyediakan fasilitas mesin cuci maupun area pencucian khusus bagi jemaah,” sebutnya.
Atas hal tersebut, ia mengimbau jemaah haji Indonesia agar tidak mencuci bahkan sampai menjemur di dalam kamar yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada kamar tersebut.

Menurutnya, kalaupun terpaksa harus mencuci, lebih baik cuci pakaian yang kecil dan tipis agar mudah kering dan tidak berat saat digantung atau dijemur didalam kamar mandi dan dilarang menjemur pakaian di springkler (semprotan air) termasuk memaku tembok untuk membuat jemuran.
“Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada denda administratif dari manajemen hotel. Ini harus dipahami betul karena jumlah dendanya tidak main-main,” ujarnya.
Zaenal pun mengimbau jemaah agar dapat menahan diri untuk mencuci baju selama di Madinah dan saat di Makkah nanti bisa memanfaatkan fasilitas mesin cuci yang telah disediakan hotel dan dapat mencuci pakaian.
“Nanti saat sudah di Makkah, jemaah bisa memanfaatkan mesin cuci yang disediakan hotel. Cuaca yang panas di sana akan membuat jemuran kering hanya dalam hitungan jam bahkan menit,” tandas Zaenal. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


