Advertisement
Peristiwa Daerah

Soal Isu Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Situbondo, Publik Diminta Akhiri Spekulasi Tak Berdasar

Isu dugaan perselingkuhan oknum DPRD Situbondo dibantah, disebut hanya spekulasi tanpa bukti, masyarakat diminta bijak menyikapi informasi di media sosial.

TIMES Indonesia,
Soal Isu Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Situbondo, Publik Diminta Akhiri Spekulasi Tak Berdasar
Kantor DPRD Situbondo. (Foto : Dokumentasi TIMES Indonesia)
A-AA+

SITUBONDO Belakangan, santer beredar isu dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota DPRD Situbondo, Jawa Timur. Menanggapi kabar tersebut, pihak kantor wakil rakyat Kota Santri menegaskan bahwa isu itu tidak berdasar.

Informasi yang beredar disebut lebih banyak bersumber dari spekulasi di media sosial, tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Advertisement

EI, oknum anggota DPRD Situbondo yang dituding, dengan tegas membantah isu tersebut. Ia menegaskan bahwa mengaitkan perceraian dengan perselingkuhan merupakan asumsi yang tidak tepat.

“Kalau persoalan perceraian kemudian diisukan sebagai akibat perselingkuhan, itu bentuk asumsi yang tidak tepat. Perceraian terjadi karena banyak perbedaan pendapat, prinsip, nilai hidup, serta tujuan dalam rumah tangga yang dipengaruhi kesibukan masing-masing,” katanya, Jumat (24/4/2026).

Selain itu, PKB Situbondo melalui juru bicaranya, Hafid Yusik, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat berpotensi merugikan banyak pihak, termasuk mencoreng nama baik individu maupun lembaga.

“Dalam situasi seperti ini, masyarakat harus bijak. Jangan langsung percaya, apalagi menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya. Publik juga diingatkan untuk menghormati ranah privasi setiap individu,” ujar Hafid.

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia