Warga Cianjur Bisa Akses Bantuan Medis Darurat Lewat Layanan PSC 119 Selama 24 Jam
Dinkes Cianjur pertegas prosedur panggil ambulans melalui PSC 119. Simak panduan pelaporan darurat untuk kecelakaan, serangan jantung, dan melahirkan.
Cianjur – Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur terus memperkuat sosialisasi mengenai prosedur pemanggilan unit ambulans melalui sistem terpadu guna memastikan setiap detik waktu yang ada dipergunakan secara efektif.
Langkah ini diambil agar masyarakat tidak merasa kebingungan saat menghadapi kejadian luar biasa di lingkungan sekitar mereka yang memerlukan tindakan medis segera.
Melansir informasi tersebut dari akun media sosial Instagram @dinkeskabcianjur yang menjabarkan secara rinci mengenai protokol komunikasi dengan pusat keselamatan publik.
Dalam unggahan tersebut, ditekankan bahwa pemahaman mengenai alur pelaporan yang tepat akan sangat membantu petugas lapangan dalam memberikan respon yang lebih presisi serta mempercepat kedatangan unit bantuan ke lokasi kejadian.
"Keterbukaan akses informasi ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan publik di bidang kesehatan yang sedang digencarkan oleh pemerintah daerah," unggah akun tersebut dikutip TIMES Indonesia, Minggu (26/4/2026).
Ada beberapa kriteria spesifik yang membuat seorang warga disarankan untuk segera menghubungi nomor darurat tersebut, mulai dari insiden kecelakaan lalu lintas hingga kondisi kritis yang mengancam jiwa.
Layanan Public Safety Center atau PSC 119 dapat dihubungi pada situasi seperti kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, luka berat, hingga ibu melahirkan darurat.
Tidak hanya itu, cakupan layanan ini juga meluas pada penanganan korban bencana alam, wabah penyakit, hingga situasi konflik sosial yang menimbulkan jatuhnya korban dalam jumlah banyak.
Kecepatan respon tim medis sangat bergantung pada kejelasan data yang diberikan oleh pihak pelapor saat melakukan panggilan ke operator. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan memberikan rincian yang valid agar mobil ambulans tidak tersesat saat menuju titik sasaran.
Saat menghubungi, pastikan Anda menyampaikan lokasi kejadian secara lengkap, kondisi pasien, jumlah korban, serta identitas pelapor yang dapat dihubungi kembali untuk koordinasi lebih lanjut di lapangan.
Pemerintah daerah berharap agar nomor kontak darurat ini disimpan oleh setiap warga di dalam ponsel masing-masing agar dapat digunakan sewaktu-waktu. Kesadaran untuk mengikuti arahan petugas selama sambungan telepon berlangsung menjadi kunci keberhasilan evakuasi medis. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


