Advertisement
Peristiwa Daerah

Perkuat Dakwah Digital, NU Online Institute Gelar Workshop Jurnalistik Filantropi di Magelang

Sebagai upaya memperkuat ekosistem informasi dan gerakan sosial di lingkungan Nahdlatul Ulama, NU Online Institute bekerja sama dengan NU Online Jateng menggelar Workshop Jurnalistik Filantropi.

TIMES Indonesia,
Perkuat Dakwah Digital, NU Online Institute Gelar Workshop Jurnalistik Filantropi di Magelang
Para pemateri dan peserta berfoto bersama usai acara. (FOTO: Hermanto/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAGELANG Sebagai upaya memperkuat ekosistem informasi dan gerakan sosial di lingkungan Nahdlatul Ulama, NU Online Institute bekerja sama dengan NU Online Jateng menggelar Workshop Jurnalistik Filantropi.

Acara yang mempertemukan para aktivis muda dan kontributor dari eks Karesidenan Kedu ini, dilaksanakan pada Sabtu hingga Minggu, 25-26 April 2026, di Hotel Trio Front One Resort, Kota Magelang.

Advertisement

Kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan penulisan biasa. Melalui tema 'Jurnalisme Filantropi', para peserta diajak untuk mempraktikkan jurnalisme yang mampu menggerakkan kepedulian sosial dan aksi nyata di tengah masyarakat.

Magelang dipilih sebagai lokasi pilot project untuk memperkuat jaringan kontributor di tingkat daerah agar lebih optimal.

Para pemateri dan peserta berfoto bersama usai acara
Direktur Utama NU Online, Hamzah Sahal saat memaparkan materi tentang pentingnya media sebagai penggerak jamaah dan jamiyah.(FOTO: Hermanto / TIMES Indonesia)

Direktur NU Online Institute, Ahmad Mundzir, dalam keterangannya menekankan bahwa di era digital ini, media NU dituntut untuk bertransformasi.

Konten yang diproduksi tidak boleh hanya berhenti pada penyampaian informasi, tetapi harus menjadi instrumen perubahan atau yang disebut sebagai 'ijtihad jurnalistik'.

Advertisement

"Media harus menjadi motor gerakan sosial. Melalui jurnalisme filantropi, kita ingin menggerakkan publik untuk berpartisipasi dalam aksi-aksi kebaikan," bebernya.

Workshop ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten yang mengupas tuntas dunia media dari berbagai sudut pandang.

Terlihat dalam acara itu, Ivan Aulia Ahsan, Pemred NU Online, Wibowo Prasetyo dari Komisi 8 DPR RI, Setiawan Hendra Kelana, Ketua PWI Jateng, dan Hamzah Sahal, Direktur Utama NU Online.

Para punggawa itu akan memberikan materi sesuai dengan bidang dan keahliannya.

Pelatihan diikuti oleh sekitar 40 peserta yang merupakan delegasi dari berbagai PCNU di Kedu Raya, mulai dari Kota dan Kabupaten Magelang, Temanggung, hingga Wonosobo dan Purworejo.

Tak ketinggalan, perwakilan dari pesantren besar seperti, Pesantren API Asri Tegalrejo, Al Munir, hingga Al Kahfi Somalangu turut mengirimkan santri terbaiknya guna belajar ilmu jurnalistik yang lebih dalam.

Hal ini menunjukkan komitmen NU dalam melakukan regenerasi pendakwah digital yang melek teknologi.

Diharapkan, setelah mengikuti workshop ini, para peserta dapat aktif menjadi kontributor NU Online di wilayahnya masing-masing, sehingga syiar dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah semakin mewarnai ruang digital.

Salah satu peserta dari perwakilan LTN NU Kota Magelang Wiji Husna, mengaku bahwa kegiatan yang ia ikuti tersebut sangat bermanfaat.

"Kegiatan workshop jurnalistik filantropi ini sangat bermanfaat, materi yang disampaikan sangat bagus dan memberikan pemahaman terkait pentingnya publikasi kebaikan sosial," akunya usai mengikuti acara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Hermanto
PenulisHermantoSarjana Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Tidar (lulus 1995). Bergabung di TIMES Indonesia, Agustus, 2023. Meliput, peristiwa lokal/ daerah, kuliner daerah dan evergreen.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia