Belum Lama Dibuka Jembatan Darurat di Bondowoso Rusak, Warga Minta Segera Diperbaiki
Rekaman video amatir yang menunjukkan kondisi Jembatan Darurat Sentong Bondowoso ramai beredar di media sosial, Sabtu (26/4/2026). Dalam video tersebut, terlihat bagian penyangga jembatan berbahan kayu mengalami kerusakan setelah diterjang
BONDOWOSO – Rekaman video amatir yang menunjukkan kondisi Jembatan Darurat Sentong Bondowoso ramai beredar di media sosial, Sabtu (26/4/2026). Dalam video tersebut, terlihat bagian penyangga jembatan berbahan kayu mengalami kerusakan setelah diterjang banjir.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah kayu penyangga tampak patah sehingga menyebabkan bagian tengah jembatan sedikit melengkung.
Pada Senin (27/4/2026), petugas terlihat melakukan perbaikan dengan mengganti beberapa bagian penyangga yang rusak. Proses tersebut turut dipantau personel BPBD bersama tim teknis dari Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso.
Jembatan darurat tersebut mulai dibangun pada Minggu (12/4/2026) dan proses pengerjaannya berlangsung sekitar dua pekan.
Setelah rampung, akses itu sempat dibuka untuk masyarakat usai ditinjau Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, Selasa (21/4/2026).
Keberadaan jembatan darurat sebelumnya cukup membantu warga yang hendak menyeberang. Mereka merasa lebih aman melintas di jalur tersebut dibandingkan melewati Jembatan Sentong yang saat ini masih dalam tahap pembangunan ulang, menyusul kondisi jembatan utama yang ambruk serta aktivitas alat berat di lokasi.
Salah seorang warga Desa Sukowiryo, Faizatul Wida mengaku kerap memanfaatkan jembatan darurat itu untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari berbelanja hingga menemui pelanggan saat transaksi COD.
“Sebetulnya lebih enak lewat sini daripada lewat Jembatan Sentong,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.
Dia berharap perbaikan segera dilakukan agar jembatan kembali bisa digunakan masyarakat. Menurutnya, konstruksi penyangga juga perlu dibuat lebih kuat agar lebih tahan lama.
“Kalau bisa cagaknya dicor saja supaya lebih kuat,” katanya.
Perempuan yang akrab disapa Fais itu juga berharap jembatan darurat tersebut bisa dipercantik sehingga menjadi daya tarik baru di kawasan perbatasan Kelurahan Nangkaan dan Desa Sukowiryo.
“Sekarang saja pemandangannya sudah bagus, apalagi kalau dibuat lebih menarik,” ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


