Advertisement
Peristiwa Daerah

Banyuwangi Kebut Vaksinasi PMK dan Perketat Lalu Lintas Ternak Jelang Idul Adha

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mengintensifkan langkah pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Idul Adha 2026.

TIMES Indonesia,
Banyuwangi Kebut Vaksinasi PMK dan Perketat Lalu Lintas Ternak Jelang Idul Adha
Vaksinasi PMK pada hewan sapi. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mengintensifkan langkah pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Idul Adha 2026. Selain mempercepat vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak juga diperketat guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan aman.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya mobilitas ternak menjelang hari raya kurban. Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) ingin memastikan penyebaran PMK dapat ditekan semaksimal mungkin.

Advertisement

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, drh. Nanang Sugiharto, mengungkapkan bahwa Banyuwangi telah menerima total 27 ribu dosis vaksin PMK. Distribusi dilakukan secara bertahap, yakni 17 ribu dosis pada Februari dan tambahan 10 ribu dosis pada pertengahan Maret.

“Hingga akhir April, jumlah ternak yang sudah divaksin mencapai lebih dari 19 ribu ekor. Kami terus kebut agar target vaksinasi bisa tuntas pada akhir Mei, terutama menjelang Idul Adha,” kata drh Nanang, Selasa (28/4/2026).

Tak hanya fokus pada vaksinasi, pengawasan pelaku usaha peternakan juga diperketat, khususnya yang melakukan distribusi lintas daerah. Setiap ternak yang keluar maupun masuk wilayah Banyuwangi diwajibkan telah memiliki status vaksinasi PMK.

Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi penyebaran penyakit dari luar daerah, sekaligus menjaga kualitas hewan kurban yang beredar di masyarakat.

Di sisi lain, Pemkab Banyuwangi juga meningkatkan surveillance atau pengawasan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, mulai H-30 hingga H-14 sebelum Idul Adha, dengan menyasar pasar hewan hingga kandang penyuplai.

Advertisement

“Jika ditemukan ternak yang belum divaksin, langsung kami lakukan vaksinasi di tempat. Kemudian pada H-14, dilakukan pemeriksaan lanjutan termasuk karantina di titik distribusi,” jelas Nanang.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Banyuwangi berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, dengan jaminan kesehatan hewan kurban yang lebih terkontrol serta aman bagi masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhamad Ikromil Aufa
PenulisMuhamad Ikromil AufaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2024. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia