Jaga Kualitas Layanan dan Pengambilan Keputusan, Rutan Banjarnegara Gelar Sidang TPP
Sidang TPP merupakan wujud keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menjaga kualitas layanan dan pengambilan keputusan yang transparan.
BANJARNEGARA – Rumah Tahanan Kelas IIB Kabupaten Banjarnegara (Rutan Banjarnegara) berkomitmen mewujudkan profesionalisme tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel dan modern.
Salah satunya dengan melakukan pembinaan melalui pelaksanaan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Kepala Rutan Banjarnegara Dodik Harmono menyampaikan, pelaksanaan Sidang TPP merupakan wujud keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menjaga kualitas layanan dan pengambilan keputusan yang transparan.
"Setiap proses yang berkaitan dengan warga binaan harus dilaksanakan melalui prosedur yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," jelas Dodik Harmono, Karutan Banjarnegara Dodik Harmono, Selasa (28/4/2026).
Sidang TPP, lanjut Dodik untuk memastikan seluruh usulan yang diajukan benar-benar melalui mekanisme yang tepat.
"Ini juga merupakan bentuk komitmen Rutan Banjarnegara dalam mewujudkan pemasyarakatan yang tertib, humanis, dan berkeadilan,” jelas Dodik Harmono.
Disampaikan, pelaksanaan sidang TPP merupakan refleksi semangat transformasi pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai orientasi utama, dengan tetap menjunjung tinggi aspek keamanan dan ketertiban.
Melalui forum TPP, setiap kebijakan yang diambil diharapkan mampu mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang semakin adaptif, responsif, dan berintegritas.
Forum Strategis Rutan Banjarnegara
Seperti diketahui, Sidang TPP menjadi forum strategis dalam memastikan setiap keputusan yang diambil berjalan sesuai ketentuan, mengedepankan asas kehati-hatian, serta mempertimbangkan aspek keamanan, pembinaan, dan hak-hak warga binaan.
Sementara sidang TPP yang berlangsung di Aula Gatotkaca Rutan Banjarnegara tersebut dipimpin langsung Ketua TPP Nurul Setyo P dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, petugas pembinaan, pengamanan, serta anggota tim terkait lainya.
Agenda utama sidang kali ini berfokus pada pembahasan usulan pemindahan sejumlah WBP yang dinilai memerlukan penempatan lanjutan berdasarkan kebutuhan pembinaan, maupun pertimbangan administratif dan keamanan.
Ketua Sidang TPP menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian vital dalam sistem pemasyarakatan.
Hal ini karena keputusan yang dihasilkan bukan semata bersifat administratif, melainkan memiliki dampak langsung terhadap efektivitas pembinaan dan stabilitas keamanan di dalam Rutan.
"Sidang TPP menjadi ruang evaluasi bersama untuk memastikan setiap usulan pemindahan warga binaan telah melalui proses telaah yang komprehensif berlandaskan regulasi, objektivitas, serta kepentingan pembinaan yang optimal,” imbuh Nurul Setyo P selaku ketua TPP Rutan Banjarnegara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


