Sinergi Lintas Instansi Tangani Banjir Luapan Sungai Cibolang Cianjur
Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi memimpin langsung penanganan dampak banjir akibat luapan Sungai Cibolang
Cianjur – Banjir luapan Sungai Cibolang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memerlukan penanganan cepat dan terukur. Penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu melibatkan lintas instansi.
Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi memimpin langsung penanganan dampak banjir akibat luapan Sungai Cibolang di Desa Jamali, Kecamatan Mande.
Respons cepat tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan warga yang rumahnya terendam luapan air.
Penanganan di lapangan melibatkan lintas instansi, mulai dari Polres Cianjur, Polsek Mande, Koramil Cikalongkulon, PMI, BPBD, Satpol PP, Damkar, Basarnas, hingga Tagana.
Sinergi ini difokuskan pada upaya evakuasi serta pemberian bantuan darurat bagi warga terdampak.
Rangkaian penanganan dimulai dengan apel kesiapan. Tak lama berselang, kapolres beserta jajaran tiba di lokasi untuk meninjau langsung kondisi pemukiman dan mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar berupa beras, makanan instan, dan minuman.
Berdasarkan data sementara, tercatat sekitar 30 rumah atau kurang lebih 35 kepala keluarga terdampak akibat meluapnya air Sungai Cibolang.
Selain penyaluran logistik, petugas di lapangan juga melakukan pembersihan lingkungan dan evakuasi barang-barang milik warga untuk meminimalisir kerugian materiil.
"Penanganan ini kita lakukan bersama-sama, melibatkan berbagai instansi dan elemen masyarakat. Untuk jangka pendek, fokus kami adalah evakuasi, pembersihan, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga," ujar Alexander dalam keterangan yang diterima, Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut pihak kepolisian juga mengapresiasi inisiatif pemerintah desa yang telah bergerak cepat mendirikan dapur umum sementara sebagai pusat distribusi bantuan.
Terkait solusi permanen, Alexander menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk merencanakan langkah jangka panjang agar bencana serupa tidak terulang kembali.
"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah jangka panjang, termasuk normalisasi Sungai Cibolang agar kejadian serupa dapat diminimalisir," tambahnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


