Advertisement
Peristiwa Daerah

Kirab Budaya Tatar Sunda di Cianjur Digelar 6 Mei, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Kirab Budaya Tatar Sunda di Cianjur, Rabu (6/5/2026), akan mengubah arus lalu lintas. Simak rute lengkap sepanjang 1,8 km dan rekayasa jalannya.

TIMES Indonesia,
Kirab Budaya Tatar Sunda di Cianjur Digelar 6 Mei, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Rute pawai Binokasih Cianjur. (FOTO: Instagram @diskominfocianjur)
A-AA+

CIANJUR Kirab Budaya Tatar Sunda akan digelar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (6/5/2026) mulai pukul 18.30 WIB, dengan rute sepanjang 1,8 kilometer yang melintasi pusat kota. Polisi akan melakukan penutupan sejumlah jalan untuk acara tersebut.

Berdasarkan jadwal resmi, iring-iringan akan mulai bergerak pukul 18.30 WIB dengan rute yang melintasi pusat kota. Kepolisian bersama dinas terkait telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk memastikan prosesi berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas warga secara signifikan.

Advertisement

Informasi tersebut dilansir TIMES Indonesia dari akun Instagram @diskominfocianjur yang memetakan jalur kirab sepanjang 1,8 kilometer. Titik keberangkatan dipusatkan di Lapang Taman Prawatasari, kemudian bergerak menyusuri Jalan Pangeran Hidayatullah.

Jalur ini dipilih karena dinilai memiliki aksesibilitas luas bagi masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian kereta kencana dan parade kuda dari tepi jalan.

Selanjutnya, iring-iringan akan melintasi Jalan Siliwangi, berlanjut ke Jalan Adi Sucipta, lalu menuju Jalan Mangunsarkoro yang dikenal sebagai kawasan komersial padat. Dari titik tersebut, rombongan akan berbelok ke Jalan Siti Jenab.

Kirab akan berakhir di Pendopo Kabupaten Cianjur. Di lokasi ini, seluruh peserta akan mengikuti prosesi penyambutan resmi sebagai penutup rangkaian acara.

Visualisasi jalur dari akun @disbudpar.cianjur menunjukkan adanya pemisahan antara rute kirab dan jalur pengalihan lalu lintas umum guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Advertisement

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan demi menjaga kelancaran serta kekhidmatan prosesi budaya, termasuk kirab Mahkota Binokasih.

Panitia juga mengingatkan warga agar mencermati rute kegiatan sebagai panduan, baik bagi penonton maupun pengguna jalan.

Sebagai langkah antisipasi kemacetan, masyarakat dianjurkan menggunakan transportasi publik selama acara berlangsung. Hal ini mempertimbangkan potensi lonjakan pengunjung yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

Selain itu, kirab akan dimeriahkan berbagai atraksi kesenian daerah, termasuk Ngarak Posong yang melibatkan ratusan pelaku seni.

Dengan persiapan rute dan rekayasa lalu lintas yang matang, pemerintah berharap pelaksanaan kirab dapat berlangsung tertib serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menyaksikan langsung di sepanjang jalur protokol Cianjur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum STAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia