Advertisement
Peristiwa Daerah

Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Gresik Gencarkan Vaksinasi Ternak

Dispertan Gresik telah memvaksin 10 ribu sapi dan kambing jelang Idul Adha 1447 H untuk mencegah PMK. Warga diimbau memilih hewan kurban sehat dan memiliki SKKH.

TIMES Indonesia,
Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Gresik Gencarkan Vaksinasi Ternak
Petugas dari Dinas Pertanian Gresik saat menyuntik vaksin mencegah PMK. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
A-AA+

GRESIK Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik menggencarkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah.

Hingga Senin (4/5/2026), sebanyak 10 ribu ekor sapi dan kambing telah divaksin guna mencegah penyebaran penyakit dan memastikan kelayakan hewan kurban.

Advertisement

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Viki Mustofa, mengatakan bahwa vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan ternak sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

"Saat ini sudah ada 10 ribu ekor sapi dan kambing yang telah selesai di vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK). Ini sebagai bentuk kesiapan kami dalam menghadapi momentum Idul Adha,” kata Viki, Senin (4/5/2026).

Selain memberikan suntik vaksin PMK, petugad juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih hewan qurban. 

Viki menegaskan, hewan qurban harus dalam kondisi sehat dan tidak termasuk kategori P3K yakni pincang, picek (buta), berpenyakit, dan kurus.

“Kalau masyarakat masih ragu dalam memilih hewan qurban, bisa meminta pendampingan ke UPT Puskeswan Utara maupun Puskeswan Selatan,” tandasnya.

Advertisement

Waspada Penularan PMK

Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak memiliki sejumlah ciri khas yang perlu diwaspadai. 

Diantaranya hewan mengalami demam, terdapat lesi pada mulut disertai hipersalivasi atau keluarnya air liur berlebih, dan luka pada bagian kuku.

Viki pun mengingatkan pentingnya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti bahwa ternak telah diperiksa kesehatannya dan telah mendapatkan vaksinasi.

“Pilih hewan yang sudah memiliki SKKH. Itu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut sehat dan layak untuk dijadikan qurban,” jelasnya.

Agar memudahkan para pedagang dan masyarakat yang akan melakukan lalu lintas ternak, Dinas Pertanian Gresik juga menghadirkan inovasi layanan Sipoltak (Asistensi Pojok Online Lalulintas Ternak dan Produknya). 

“Cukup datang ke Dinas Pertanian, nanti akan kami bantu pengurusan surat-suratnya. Layanan ini gratis dan kami upayakan prima,” tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia