Lantik PNS dan Pejabat Baru, Wali Kota Banjar: Jadilah Pelayan Publik, Bukan Mau Dilayani
Wali Kota menekankan bahwa momentum ini merupakan puncak dari masa penantian dan perjuangan para pegawai.
BANJAR – Wali Kota Banjar, Ir H Sudarsono, secara resmi melantik 105 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS dan mengambil sumpah jabatan 2 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Banjar (Pemkot Banjar).
Wali Kota menekankan bahwa momentum ini merupakan puncak dari masa penantian dan perjuangan para pegawai setelah melewati masa percobaan (prajabatan) serta pendidikan pelatihan dasar selama minimal satu tahun.
Menghibahkan Diri untuk Bangsa
Wali Kota menegaskan bahwa status baru sebagai PNS membawa tanggung jawab besar.
Ia mengingatkan bahwa menjadi aparatur negara berarti siap menghibahkan pikiran, tenaga, dan waktu demi kepentingan publik.
"PNS adalah pelayan publik. Menjadi PNS berarti menghibahkan pikiran, tenaga, dan waktu untuk kepentingan bangsa dan negara. Saudara kini memikul tanggung jawab penuh," ujar Ir. H. Sudarsono, Senin (4/5/2026).
Ia juga menyoroti peran Pejabat Fungsional sebagai motor penggerak profesionalitas yang diangkat berdasarkan keahlian spesifik untuk membawa inovasi bagi organisasi.
Visi Banjar Berdaya dan Bangun Masagi
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Banjar dalam mewujudkan visi pembangunan yang berorientasi pada pelayanan prima.
Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk menyukseskan program Banjar Berdaya dan Bangun Masagi.
Visi tersebut menitikberatkan pada pembangunan masyarakat yang maju dan adil, sejahtera dan agamis serta inovatif.
"Saudara diharapkan dapat memberikan perubahan yang lebih baik dengan menciptakan ide-ide baru dan solusi kreatif dalam pengelolaan pemerintahan," tambahnya.
Enam Pesan Penting untuk ASN Baru
Menghadapi dunia yang bergerak cepat, Wali Kota menitipkan enam poin utama sebagai pedoman kerja bagi para ASN yang baru dilantik:
- Prioritas Publik: Mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
- Nilai Ber-AKHLAK: Menjunjung tinggi nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
- Ubah Mentalitas: Menghilangkan mental "ingin dilayani" dan beralih menjadi sosok yang mempermudah urusan masyarakat.
- Integritas Hukum: Menghindari segala bentuk tindakan yang melanggar hukum dan etika.
- Pemerintahan Bersih: Mewujudkan tata kelola yang bersih untuk pelayanan publik berkualitas.
- Adaptif & Inovatif: Terus belajar dan memberikan dampak nyata melalui karya.
Sebagai penutup, Sudarsono memberikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh penerima SK Pengangkatan PNS dan Pejabat Fungsional.
Ia berharap kehadiran mereka membawa energi positif dan semangat baru. "Bekerjalah dengan hati, berinovasilah dengan logika, dan melayani dengan integritas," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


