Advertisement
Peristiwa Daerah

Rute Trans Jatim Koridor Pasuruan Disiapkan untuk Permudah Mobilitas Buruh PIER

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembukaan Trans Jatim Koridor Pasuruan sebagai respons terhadap aspirasi para buruh dalam aksi May Day 2026.

TIMES Indonesia,
Rute Trans Jatim Koridor Pasuruan Disiapkan untuk Permudah Mobilitas Buruh PIER
Kadishub Jatim, Dr. Ir. Nyono saat meninjau kesiapan armada bus Trans Jatim. (FOTO: Dok. Dishub Jatim)
A-AA+

SURABAYA Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyiapkan rencana layanan bus Trans Jatim yang akan menjangkau wilayah Pasuruan. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai respons terhadap aspirasi para buruh dalam aksi May Day 2026, Jumat (1/5/2026) lalu. 

Advertisement

Menurutnya, rencana pembukaan koridor baru Bus Trans Jatim di wilayah Pasuruan Raya ini guna mempermudah mobilitas pekerja menuju kawasan industri.

Khofifah mengungkapkan bahwa para buruh mengusulkan adanya rute khusus yang menjangkau Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Hal ini dinilai penting untuk menekan biaya transportasi sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi para pekerja.

"Harapan mereka adalah kita membuka koridor 8 melalui Pasuruan. Ini sudah kita bahas bersama. Semula koridor 8 dan 9 direncanakan untuk memaksimalkan Malang Raya, namun buruh ingin akses menuju PIER diprioritaskan," ujar Khofifah, dikutip TIMES Indonesia, Selasa (5/5/2026). 

Target Beroperasi Tahun Depan

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim berkomitmen merealisasikan rute tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa penambahan koridor tidak bisa dilakukan secara instan karena melibatkan banyak pihak.

Advertisement

"Tadi sudah disampaikan, tahun depan mudah-mudahan sudah bisa kita buka koridor Pasuruan. Kita harus koordinasi titik pemberhentian, komunikasi dengan sopir angkot, dan tentu dukungan dari kepala daerah setempat," jelasnya. 

Langkah ini dipandang Khofifah sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan riil sektor transportasi bagi buruh. Dengan adanya Trans Jatim yang masuk ke kawasan industri, diharapkan efisiensi waktu dan biaya perjalanan dapat meningkat signifikan.

"Pembukaan koridor baru ini disiapkan untuk Pasuruan Raya agar buruh yang bekerja di sekitar PIER bisa memperoleh akses yang lebih baik. Semoga tahun depan sudah bisa beroperasi," katanya. 

Sementara itu, Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim melalui Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Jatim, Cito Eko yuly Saputro, usulan tersebut akan dikaji kembali bersama akademisi dan tim.

"Kajian ini untuk mengetahui suplai dan demand," ungkapnya. 

Cito menegaskan, mitigasi konflik dengan angkutan eksisting juga perlu dilakukan, mengingat banyaknya operasional bus kuning Mojokerto - Pasuruan yang cukup eksis.

"Serta perlu kerja sama dengan Dishub Kabupaten atau Kota Pasuruan untuk skema operasional dan layanannya," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia