Advertisement
Peristiwa Daerah

Cabdin Pendidikan Gresik Sulap Kantor Jadi Area Produksi Ketahanan Pangan

Cabdin Pendidikan Wilayah Gresik menyulap lahan kumuh menjadi area ketahanan pangan dan fasilitas olahraga sebagai bagian dari rangkaian Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

TIMES Indonesia,
Cabdin Pendidikan Gresik Sulap Kantor Jadi Area Produksi Ketahanan Pangan
Kacabdin Dispendik Gresik Eko Agus Suwandi saat memanen peternakan ayam petelur. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)
A-AA+

Gresik Jika dahulu area belakang Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik terlihat kumuh. Kini, lokasi yang berada di Jalan Wahidin Sudirohusodo tersebut disulap menjadi area produksi ketahanan pangan. Di area tersebut, tersedia kolam budidaya perikanan, kebun aneka sayuran, hingga peternakan ayam petelur. 

Dalam kesempatan itu, juga diluncurkan secara simbolis melalui penanaman pohon, penanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA), pelepasan ikan, serta pengelolaan peternakan.

Advertisement

Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Gresik, Eko, mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan produktif.

“Lingkungan yang tertata dengan baik akan mendukung proses kerja yang lebih optimal. Kami berharap hasil dari program ini, seperti ikan dan sayuran, dapat dimanfaatkan dalam waktu dekat,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Tak hanya fokus pada ketahanan pangan, Cabdin juga menyiapkan fasilitas olahraga berupa lapangan yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk futsal, guna menjaga kebugaran tenaga pendidik.

“Area belakang kantor kini terlihat asri dan bagus, selain ketahanan pangan, juga area olahraga," ujarnya.

Sebagai informasi, peresmian area ketahanan pangan ini bagian dari rangkaian Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pada puncak kegiatan itu Cabdin memberikan penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi. 

Advertisement

Penghargaan tersebut meliputi juara Turnamen Futsal GTK Hardiknas 2026, pemenang lomba poster Hari Kartini tingkat SMA/SMK/PKPLK, serta siswa yang menulis surat kepada Gubernur Jawa Timur.

Selain itu, sepuluh besar peserta EJIES kategori Inovasi GTK Kabupaten Gresik dan 131 siswa yang lolos seleksi proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) hingga tingkat nasional turut mendapatkan apresiasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia