Akui Sosialisasi Tak Merata, Pedagang Sempat Debat dengan Wali Kota Malang Saat Penertiban Pasar Kebalen
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dihadang pedagang saat sidak penertiban Pasar Kebalen. Pedagang keluhkan minimnya sosialisasi terkait jam operasional.
MALANG – Momen panas terjadi saat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dihadang oleh salah satu pedagang dalam agenda sidak penertiban pedagang Pasar Kebalen, Rabu (6/5/2026) sore tadi.
Salah satu pedagang yang menghadang Wali Kota Malang, sempat bertanya apakah semua harus digusur saat ini juga. Sebab, ia menyebut bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan sosialisasi tersebut.
Ia sempat memohon agar diperbolehkan berjualan sekali saja, karena ia sudah terlanjur mempersiapkan bahan untuk berjualan. Akan tetapi, upaya tersebut tak berjalan mulus.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menanggapi dengan santai dan tegas. Ia tetap tak memperbolehkan, karena aturan telah ia buat bahwa pedagang di jalanan hanya boleh berjualan mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, sisanya harus steril dan pedagang resmi yang memiliki surat, harus masuk ke dalam Pasar Kebalen.
Menanggapi perdebatan tersebut, Koordinator Pedagang Pasar Kebalen, Abah Salam mengakui bahwa selama ini sosialisasi sebelum adanya penertiban memang tidak merata kepada semua pedagang. Sehingga, mereka tidak ada persiapan jauh-jauh hari sebelum ditertibkan.
“Belum merata. Karena di sini gini Mas, pedagang itu ada yang musiman. Maksudnya musiman gini, dua hari jualan, lima hari libur. Gitu. Gak mesti menetap jualan terus. Karena apa kok gitu? Karena kadangkala dari desa itu panennya sendiri dijual sendiri, gak dibakulkan ke tengkulak,” ujar Abah Salam, Rabu (6/5/2026).
Ia mengaku, tahap sosialisasi memang telah dilakukan, tapi ada alasan kenapa belum merata. Terlebih, total pedagang di Pasar Kebalen mencapai sekitar 640 pedagang.
“Ya emang gini Mas, namanya orang banyak ya. Kadang itu waktu ada edaran itu, tidak keluar (atau) gak jualan. Nah terus edarannya gak kebagian, sedangkan tetangga kanan-kiri gak kasih informasi. Kalau sama saya yang punya nomor teleponnya, tetap sama saya dikasih kabar semua. Begitu. Biar tahu semua aturannya kayak gini, kayak gini,” ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


