Pemkot Bontang Raih Penghargaan Terbaik Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran 2026
Berkat keberhasilan ini, Kota Bontang mendapatkan kado fiskal berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang (Pemkot Bontang) baru saja meraih penghargaan Terbaik I Nasional kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni pada Selasa (5/5/2026) kemarin.
Berkat keberhasilan ini, Kota Bontang mendapatkan kado fiskal berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi atas kinerja menekan angka pengangguran.
Keberhasilan ini didorong oleh penerapan enam strategi utama yang diusung oleh Pemkot Bontang, di antaranya, Penguatan Kompetensi SDM.
Program ini fokus pada pelatihan keterampilan agar tenaga kerja lokal memiliki daya saing tinggi.
“Pelatihan berbasiskan kebutuhan industri menjadi fokus kami, agar tenaga kerja siap terserap.
Di sisi lain UMKM juga kami dorong agar mampu tumbuh membuka peluang kerja baru “ ucapnya dalam Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri di Balikpapan.
Neni menjelaskan upaya yang lain dengan melakukan penyebaran Informasi Pasar Kerja berupa peningkatan akses informasi lowongan kerja bagi masyarakat.
Kemudian pemerintah Kota Bontang mendorong pencarian kerja aktif melalui praktik kerja lapangan.
“Pemkot Bontang juga aktif mendorong masuknya investasi dan pengembangan sektor sektor potensia. Langkah ini penting kami lakukan untuk memperluas pasar kerja dan menekan pengangguran,”ungkapnya.
Diketahui selain di tingkat nasional, Bontang juga diakui sebagai wilayah dengan penurunan pengangguran terbaik di regional Kalimantan.
Berita ini menjadi kado manis bagi Kota Bontang yang selama ini dikenal sebagai kota industri dengan semboyan 'Bessai Berinta'. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


