Sinyal Nihil, Rencana CCTV di Jembatan Cangar Kota Batu Sulit Terealisasi
Rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) di kawasan Jembatan Kembar Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, nampaknya sulit direalisasikan.
BATU – Rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) di kawasan Jembatan Kembar Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, nampaknya sulit direalisasikan.
Minimnya jaringan telekomunikasi di area tersebut menjadi kendala utama karena lokasi masih tergolong blank spot.
Kepala Desa Sumber Brantas, Saniman, mengatakan kondisi sinyal di kawasan Cangar nyaris tidak tersedia sehingga menyulitkan operasional perangkat berbasis jaringan.
"Untuk komunikasi telepon saja sulit, apalagi memasang CCTV yang membutuhkan koneksi stabil," ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Selain persoalan jaringan, faktor geografis juga menjadi hambatan lain. Kawasan jembatan yang berada di tengah hutan dengan kontur medan berat dinilai menyulitkan jika harus dilakukan penarikan kabel sebagai alternatif.
"Aksesnya tidak mudah, jadi pemasangan infrastruktur tambahan seperti kabel juga terkendala," paparnya.
Padahal, keberadaan CCTV dinilai penting sebagai langkah pencegahan guna meningkatkan pengawasan di lokasi tersebut. Pemerintah desa pun mendorong adanya solusi lain yang lebih memungkinkan untuk segera diterapkan.
Salah satu opsi yang diusulkan adalah pemasangan pagar pengaman di sekitar jembatan.
"Langkah itu kami nilai lebih realistis untuk jangka pendek sembari menunggu solusi jaringan yang memadai," bebernya.
Sebelumnya, upaya pencegahan kasus bunuh diri di kawasan Jembatan Cangar mulai diseriusi. Polres Batu bersama PU Bina Marga Jawa Timur memastikan pembangunan pagar pengaman di dua titik, yakni Jembatan Cangar 1 dan Cangar 2, akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, menyampaikan bahwa proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada bulan ini sebagai langkah konkret mengantisipasi kejadian serupa yang selama ini kerap terjadi di lokasi tersebut.
"Pembangunan akan dimulai bulan ini, dengan pemasangan pagar pelindung berbahan jeruji besi setinggi kurang lebih 2,5 meter," ujarnya, Senin (4/5/2026).
Tak hanya pemasangan pagar, pengamanan kawasan juga akan diperkuat melalui instalasi kamera pengawas (CCTV) serta penambahan lampu penerangan di sepanjang jembatan.
"Tujuannya yaitu untuk meningkatkan visibilitas dan rasa aman bagi pengguna jalan," urainya.
Menurut Joko, konsep desain yang diterapkan tidak hanya mengutamakan aspek keamanan, tetapi juga mempertimbangkan sisi estetika agar citra lokasi yang selama ini dikenal angker bisa berubah.
"Desainnya akan dibuat sebaik mungkin supaya kesan menyeramkan di Jembatan Cangar bisa hilang," tegasnya.
Ia menjelaskan, rencana ini merupakan hasil koordinasi intens antara Polres Batu dan tim teknis dari PUPR Provinsi Jawa Timur. Saat ini, kedua pihak masih mematangkan detail teknis agar proses pembangunan dapat segera berjalan tanpa hambatan.
"Koordinasi terus kami lakukan, terutama terkait aspek teknis di lapangan supaya pengerjaan bisa segera direalisasikan," jelasnya.
Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir terjadi dua insiden di kawasan Jembatan Kembar Cangar yang menjadi perhatian serius pemerintah. Kondisi ini mendorong percepatan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


