Advertisement
Peristiwa Daerah

Jelang Idul Adha, Kota Batu Genjot Vaksin PMK dan Sidak Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota Batu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menggencarkan vaksinasi serta pengawasan lalu lintas hewan ternak kurban.

TIMES Indonesia,
Jelang Idul Adha, Kota Batu Genjot Vaksin PMK dan Sidak Hewan Kurban
Vaksinasi rutin Distan KP Kota Batu (FOTO: Distan KP Kota Batu for TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota Batu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menggencarkan vaksinasi serta pengawasan lalu lintas hewan ternak kurban.

Langkah antisipasi itu dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Batu guna memastikan hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat, aman, dan memenuhi syarat untuk disembelih saat Idul Adha.

Advertisement

Kepala Distan KP Kota Batu, Hendry Suseno, mengungkapkan vaksinasi PMK telah dilakukan sejak awal tahun. Sasaran vaksin meliputi sapi, kambing, dan domba milik peternak di sejumlah wilayah Kota Batu.

"Vaksinasi PMK sudah kami lakukan sejak Februari hingga April 2026 dengan total sekitar 10 ribu dosis untuk hewan ternak," ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Tak hanya vaksinasi, pengawasan kesehatan hewan juga diperketat melalui pemeriksaan fisik ternak serta penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) bagi hewan yang keluar maupun masuk wilayah Kota Batu. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh petugas otoritas veteriner untuk meminimalkan risiko penyebaran PMK melalui distribusi hewan ternak antar daerah.

"Jadi setiap hewan yang dilalulintaskan akan diperiksa kesehatannya dan wajib dilengkapi SKKH," katanya.

Dalam persiapan Idul Adha tahun ini, Distan KP turut melibatkan berbagai pihak mulai dari Bagian Kesra, Dewan Masjid, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah desa, hingga perguruan tinggi seperti Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya dan Polbangtan.

Advertisement

"Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban di lapangan, termasuk melalui penerjunan mahasiswa yang membantu proses pemeriksaan ternak," tambahnya.

Selain itu, tim gabungan juga dijadwalkan melakukan pendataan dan pengecekan kesehatan langsung ke lapak penjualan hewan kurban maupun peternakan warga.

"Pemeriksaan di lapak penjualan dan peternakan akan mulai dilakukan sejak H-10 Idul Adha," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia