Advertisement
Peristiwa Daerah

Tiga Hari Operasi Pajak Kendaraan di Majalengka, Pendapatan Tembus Puluhan Juta

Operasi gabungan pajak kendaraan di Majalengka berhasil meningkatkan kesadaran warga untuk taat pajak, dengan ribuan kendaraan diperiksa dan penerimaan mencapai puluhan juta rupiah.

TIMES Indonesia,
Tiga Hari Operasi Pajak Kendaraan di Majalengka, Pendapatan Tembus Puluhan Juta
Bapenda Majalengka bersama Samsat Majalengka dan Denpom menggelar operasi pajak kendaraan bermotor (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAJALENGKA Kesadaran masyarakat Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terhadap pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor mulai menunjukkan peningkatan.

Hal itu terlihat dalam pelaksanaan operasi gabungan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor tahun 2026 yang digelar Bapenda Majalengka bersama sejumlah unsur terkait di berbagai titik strategis.

Advertisement

Selama tiga hari pelaksanaan operasi, ribuan kendaraan terjaring pemeriksaan. Tak sedikit warga yang langsung memanfaatkan layanan pembayaran di lokasi setelah diberikan edukasi mengenai pentingnya taat pajak kendaraan.

Kegiatan operasi gabungan tersebut dilaksanakan mulai Selasa, 5 Mei 2026 di kawasan Jalan KH Abdul Halim Majalengka, kemudian berlanjut pada 6 Mei 2026 di wilayah Kecamatan Cikijing, dan 7 Mei 2026 di Kecamatan Jatiwangi.

Operasi ini merupakan bentuk kolaborasi antara Bapenda Majalengka, Polres Majalengka, Denpom, Jasa Raharja, serta Samsat Majalengka dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar melalui Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan, Awaludin menjelaskan bahwa operasi gabungan ini bukan semata-mata penindakan, melainkan langkah edukatif untuk membangun kesadaran masyarakat.

"Pertamanya ini adalah edukasi kepada masyarakat dan sosialisasi betapa pentingnya ketertiban pembayaran pajak kendaraan," ujar Awaludin kepada TIMES Indonesia, Kamis (7/5/2026)

Advertisement

Dalam pelaksanaannya, petugas tak hanya melakukan pemeriksaan kendaraan, tetapi juga memberikan kemudahan pembayaran langsung di lokasi operasi.

Warga yang belum dapat melunasi pajaknya juga difasilitasi dengan surat pernyataan untuk melakukan pembayaran dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Antusiasme masyarakat pun dinilai cukup tinggi. Banyak warga yang datang secara sadar untuk membayar pajak kendaraannya, sementara sebagian lainnya terjaring saat pemeriksaan berlangsung di lapangan.

Data hasil operasi menunjukkan, pada hari pertama di kawasan Pasar Lama Majalengka, petugas menghentikan 455 kendaraan roda dua dan 28 kendaraan roda empat. Dari jumlah itu, tercatat total penerimaan keseluruhan mencapai Rp6,3 juta lebih.

Sementara pada hari kedua di wilayah Cikijing, operasi berhasil menjaring 188 kendaraan roda dua dan 95 kendaraan roda empat, dengan total penerimaan mencapai lebih dari Rp20,6 juta.

Sedangkan pada hari ketiga di Jatiwangi, sebanyak 251 kendaraan roda dua dan 81 kendaraan roda empat diperiksa. Total penerimaan dari lokasi tersebut mencapai lebih dari Rp15,8 juta.

Menurut Awaludin, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain itu, strategi jemput bola yang dilakukan di titik-titik strategis dinilai efektif mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

"Kita memang memudahkan di tempat-tempat strategis supaya masyarakat lebih mudah dan yang terdekat bisa langsung membayar kewajibannya," katanya.

Bapenda Majalengka berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Jaja Sumarja
PenulisJaja SumarjaSMA. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum dan kriminal, pemerintahan, pendidikan, seni, budaya serta isu lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia