Jalan Gondanglegi-Balekambang Malang Ditarget Rampung Akhir 2026
Proyek pembangunan jalan Gondanglegi-Balekambang di Kabupaten Malang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Saat ini, progres pengerjaan jalan yang menjadi akses strategis menuju kawasan wisata pantai Malang Selatan tersebut telah mencapai 70 persen.
MALANG – Proyek pembangunan jalan Gondanglegi-Balekambang di Kabupaten Malang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Saat ini, progres pengerjaan jalan yang menjadi akses strategis menuju kawasan wisata pantai Malang Selatan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan sebelumnya proyek sempat terkendala proses pembebasan lahan di sejumlah titik.
“Kemarin ada kendala pembebasan lahan, itu sudah adendum oleh Kementerian melalui Balai Besar Jalan Nasional sampai Desember,” ujarnya.
Menurut Khairul, berdasarkan adendum terbaru, pengerjaan pada Lot B ditargetkan selesai pada September 2026, sedangkan Lot A rampung pada Desember 2026.
“Intinya di bulan Desember tahun ini sudah selesai semua. Sudah diadendum,” katanya.
Ia menjelaskan, progres pembangunan terus bergerak dalam beberapa bulan terakhir. Jika sebulan lalu progres masih berada di angka 60 persen, kini pengerjaan diperkirakan sudah mendekati 70 persen.
“Sebulan yang lalu 60 persen, ini berarti ada pergerakan mungkin sekitar 5-10 persen lagi, sekitar 70 persen, kurang sedikit,” jelasnya.
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada titik-titik lahan yang telah bebas dan siap dibangun. Sementara itu, beberapa area lain masih menunggu penyelesaian administrasi pembebasan lahan.
“Yang lahannya sudah bebas itu yang dikerjakan dulu. Karena memang ada spot-spot lahan yang memang belum clear and clean untuk pembebasan tanahnya, sehingga itu belum bisa dikerjakan,” ungkap Khairul.
Namun demikian, ia optimistis persoalan tersebut dapat segera dituntaskan setelah adanya penetapan lokasi dari Pemerintah Kabupaten Malang.
“Dengan adanya penetapan lokasi dari Pemerintah Kabupaten Malang, insya Allah masalahnya tidak jadi masalah,” katanya.
Apabila nantinya masih terdapat persoalan terkait kesepakatan harga lahan, penyelesaian akan dilakukan melalui mekanisme konsinyasi di pengadilan, seperti yang diterapkan pada proyek jalan tol dan infrastruktur nasional lainnya.
Keberadaan jalan Gondanglegi-Balekambang sendiri diharapkan mampu mempercepat konektivitas menuju kawasan wisata pantai selatan Malang, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Malang Selatan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


