Penampakan 31 Mobil Impor India untuk KDMP Majalengka
Sebanyak 31 kendaraan impor asal India diserahkan untuk operasional KDMP di Majalengka. Armada ini diharapkan jadi penggerak baru ekonomi desa berbasis koperasi rakyat.
MAJALENGKA – Deretan kendaraan bak terbuka berwarna putih memenuhi halaman Kodim 0617/Majalengka, Jumat (8/5/2026) pagi. Puluhan kendaraan yang disiapkan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) itu tampak mencolok berjajar rapi membentuk barisan panjang.
Debu tipis masih menempel di bagian bodi. Plastik pelindung di beberapa sudut kendaraan bahkan belum sepenuhnya dilepas, menandakan armada tersebut baru saja tiba di Kabupaten Majalengka setelah menempuh perjalanan panjang dari luar negeri.
Sebanyak 31 kendaraan impor asal India itu untuk mendukung operasional KDMP di berbagai wilayah Majalengka. Armada yang dikenal dengan sebutan Mobil Cendrawasih tersebut terdiri dari 6 unit truk dan 25 unit mobil pickup yang akan didistribusikan kepada 25 desa penerima manfaat.
Suasana halaman Makodim pagi itu tampak berbeda dari biasanya. Satu per satu kepala desa dan pengurus koperasi datang memeriksa kendaraan yang akan mereka bawa pulang. Ada yang membuka pintu kendaraan, memeriksa bagian kabin, hingga mengamati bak angkut dari dekat.
Wajah-wajah antusias dan penuh harapan terlihat jelas. Bagi sebagian desa, kendaraan tersebut bukan sekadar armada operasional, melainkan simbol dimulainya pergerakan baru ekonomi desa.
Penyerahan kendaraan ini menjadi gelombang pertama dalam program penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia.
Komandan Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu mengatakan program KDMP merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia untuk membangun dan membangkitkan ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
"Tujuannya untuk membangkitkan dan membangun ekonomi kerakyatan di wilayah. Kodim bersama pemerintah desa dan pengurus koperasi siap mendukung penuh program ini," ujarnya.
Menurut Letkol Inf Fahmi, pembangunan KDMP di Kabupaten Majalengka saat ini telah mencapai sekitar 200 titik dari total 332 desa yang ada. Sementara lebih dari 70 koperasi telah dinyatakan siap beroperasi dan dijadwalkan diluncurkan secara serentak pada 18 Mei 2026.
Program KDMP kini telah tersebar di 26 kecamatan di Majalengka dan diharapkan mampu memperkuat distribusi hasil usaha koperasi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta menjadi penggerak ekonomi desa secara berkelanjutan.
Di tengah deretan kendaraan baru yang memenuhi halaman Kodim, tersimpan harapan besar tentang desa yang lebih mandiri dan ekonomi rakyat yang mulai bergerak dari akar rumput.
Dandim pun mengingatkan agar seluruh kendaraan operasional tersebut dijaga dan digunakan sesuai peruntukannya.
"Kendaraan ini adalah amanah pemerintah untuk masyarakat desa. Jangan digunakan melebihi kapasitas atau tidak sesuai prosedur," tegas Dandim 0617 Majalengka. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


