Pemkab Sidoarjo Segera Umumkan 4.000 Penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Anak Yatim 2026
Pemkab Sidoarjo menyiapkan 4.000 beasiswa untuk anak yatim jenjang SD hingga SMA sederajat, mahasiswa berprestasi akademik dan non akademik, anak kurang mampu, hingga bidang keagamaan.
Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo telah menuntaskan seleksi berkas dan tahapan untuk penerima beasiswa pendidikan tinggi dan anak yatim 2026. Pengumuman 4.000 penerima beasiswa akan segera diumumkan, diperkirakan akan pekan ini.
Program beasiswa tersebut mencakup berbagai kategori penerima, mulai anak yatim jenjang SD hingga SMA sederajat, mahasiswa berprestasi akademik dan non akademik, anak kurang mampu, hingga bidang keagamaan.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Rachmad Eko Firmansjah mengatakan seluruh tahapan administrasi beasiswa telah selesai dilakukan.
“Semua berkas penerima beasiswa sudah di serahkan kepada pak bupati. Karena pengumuman akan dilakukan serentak semua kategori. rencananya akan diumumkan pada minggu ini, tunggu saja,” kata Rachmad Eko, Jumat (8/5/2025).
Eko menjelaskan, khusus kategori mahasiswa, Disporapar Sidoarjo menangani beasiswa prestasi akademik dan non akademik dengan kuota sebanyak 1.000 penerima.

Program itu diperuntukkan bagi mahasiswa ber-KTP Sidoarjo yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. “Semoga bisa menyelesaikan kuliahnya dengan baik juga,” ujarnya.
Selain beasiswa mahasiswa berprestasi, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan beasiswa untuk anak yatim jenjang SD-SMP sederajat sebanyak 1.500 penerima. Kemudian anak yatim SMA sederajat sebanyak 500 penerima, mahasiswa kurang mampu sebanyak 500 penerima, serta beasiswa bidang keagamaan sebanyak 500 penerima.
Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan program beasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan seluruh anak di Sidoarjo tetap dapat melanjutkan pendidikan.
“Tidak boleh lagi ada anak-anak Sidoarjo yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi,” ucapnya.
Dia menegaskan, program beasiswa juga ditujukan untuk meningkatkan semangat belajar generasi muda yang memiliki prestasi dan potensi agar dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi.
Menurutnya, pemerintah daerah terus memberikan berbagai kemudahan dan bantuan pendidikan sebagai bagian dari penanggulangan kemiskinan. Program tersebut meliputi bantuan operasional sekolah hingga beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, keagamaan, akademik maupun non akademik.
“Pemerintah telah melakukan investasi pada SDM agar kita bisa bersaing dengan daerah lain,” katanya.
Subandi menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Sidoarjo. Dengan bekal pendidikan dan keterampilan yang memadai, generasi muda dinilai akan memiliki kemampuan bersaing di dunia kerja.
“Pemerintah sudah memberikan modal. Tugas anak-anak sekarang belajar dengan giat, meningkatkan prestasi dan inovasi untuk bekal setelah tamat pendidikan,” pungkasnya. (ADV)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


