Advertisement
Peristiwa Daerah

Menangkap Pesona Heritage Surabaya dengan Teknologi Low-Light Motorola Edge 70 Fusion dan Signature

Motorola memamerkan kemampuan lini produk terbarunya, Motorola Signature dan Motorola Edge 70 Fusion saat berkeliling kawasan heritage Surabaya.

TIMES Indonesia,
Menangkap Pesona Heritage Surabaya dengan Teknologi Low-Light Motorola Edge 70 Fusion dan Signature
Hasil jepretan Wisata Kota Lama dengan teknologi low light di Motorola Signature. (FOTO: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Motorola Indonesia mengajak awak media di Surabaya untuk merasakan pengalaman fotografi berbeda melalui kegiatan jelajah Alun-alun dan Kota Lama Surabaya, Jumat (8/5/2026). Menggunakan bus mengelilingi kawasan bersejarah, Motorola memamerkan kemampuan lini produk terbarunya, Motorola Signature dan Motorola Edge 70 Fusion.

Head of Marketing Motorola Indonesia, Miranda V Warokka menjelaskan bahwa pemilihan kawasan heritage tersebut bukan tanpa alasan. Selain untuk pengenalan produk, pihaknya ingin menghadirkan use case nyata bagi pengguna dalam situasi sehari-hari.

Advertisement

"Kami ingin teman-teman media mencoba langsung gold standard photography itu seperti apa. Kalau hanya presentasi di dalam ruangan, manfaatnya tidak akan terasa. Tadi saat bus berjalan, dalam keadaan cepat, atau low light saat mengejar momen, di situlah keunggulan Motorola Signature teruji," ujar Miranda saat ditemui usai keliling. 

Miranda menambahkan, eksplorasi kawasan heritage juga menjadi cara Motorola mengangkat sisi estetika sejarah yang sering terlupakan oleh tren kekinian. "Banyak heritage yang menarik dieksplorasi, baik dari segi sejarah maupun estetikanya. Belum tentu yang lama itu tidak keren lagi," imbuhnya.

Standar Emas Fotografi dengan Sensor Sony LYTIA

Dalam kesempatan ini, Motorola menjagokan Motorola Signature sebagai perangkat ultra-premium. Smartphone ini telah mendapatkan pengakuan DXOMARK Gold Label, yang menempatkannya sebagai salah satu yang terbaik di segmennya.

Motorola Indonesia
Head of Marketing Motorola Indonesia, Miranda saat memperkenalkan produk terbarunya. (FOTO: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)

Meskipun banyak kompetitor menggandeng brand kamera legendaris, Motorola memilih strategi berbeda dengan menonjolkan hasil nyata dan kemitraan teknologi strategis.

Advertisement

"Kami menggunakan sensor Sony LYTIA untuk ketiga kameranya. Fokus kami adalah memberikan hasil yang bisa dinilai langsung melalui standar DXOMARK. Selain itu, kami tetap menjalin kemitraan global dengan nama-nama besar seperti Bose untuk audio, serta Dolby Vision dan Dolby Atmos," jelas Miranda.

Edge 70 Fusion: Tipis Namun Tangguh di Kondisi Low-Light

Selain seri Signature, Motorola juga memperkenalkan Motorola Edge 70 Fusion. Perangkat ini menghadirkan smartphone ultra-tipis yang dilengkapi sensor Sony LYTIA™ 710.

Dengan ketebalan hanya 5,99 mm dan bobot 159 g, ponsel ini tetap dibekali baterai jumbo 7000mAh. "Dukungan moto ai Photo Enhancement Engine memastikan hasil foto tetap jernih dan detail meski diambil dalam kondisi minim cahaya (low-light)," kata Miranda. 

Bidik Gen Z dengan Harga 'Reasonable'

Menghadapi dinamika industri smartphone yang penuh tantangan, Motorola Indonesia mengaku tetap optimistis. Miranda menyebutkan adanya pergeseran perilaku konsumen, di mana Gen Z kini menjadi target audiens utama yang sangat kritis terhadap nilai sebuah produk.

"Gen Z itu lebih kritis. Mereka akan mencari tahu apakah layak membayar harga sekian untuk value yang didapat. Makanya kami berusaha memberikan harga yang reasonable dan affordable. Saat rilis, banyak yang terkejut karena teknologinya tinggi namun harganya kompetitif," tandasnya.

Lebih lanjut, pendatang baru smartphone ini bisa didapatkan melalui Motorola Official Store di berbagai platform e-commerce dan mitra ritel, serta dibanderol dengan harga Rp 11.999.000 untuk Motorola Signature (12/256 GB) dan Rp5.999.000 untuk Motorola Edge 70 Fusion (8/256 GB). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia