Advertisement
Peristiwa Daerah

Petahana Kembali Terpilih Pimpin PII Jatim di Muswil 2026, Wagub Jatim Siap Kolaborasi

Petahana Ketua PII Jawa Timur, Gentur Prihantono, kembali terpilih menjadi pimpinan organisasi dalam muswil ini.

TIMES Indonesia,
Petahana Kembali Terpilih Pimpin PII Jatim di Muswil 2026, Wagub Jatim Siap Kolaborasi
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, didampingi pengurus dan peserta Muswil PII Jatim 2026, Minggu (10/5/2026)(Foto: Amin/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Musyawarah Wilayah (Muswil) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur 2026, digelar di The Alana Hotel Malang, Minggu (10/5/2026).

Petahana Ketua PII Jawa Timur, Gentur Prihantono, kembali terpilih dalam muswil ini.

Advertisement

Muswil PII Jawa Timur 2026 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Dalam kesempatan ini, Wagub Emil Dardak menyampaikan harapannya terhadap kiprah kolaboratif dan profesionalisme para insinyur dalam PII.

"Harapan kita bisa mengingatkan, terkait kiprah dan profesionalisme para insinyur, khususnya di Jawa Timur," kata Wagub Emil, Minggu (10/5/2026).

"Kolaborasi insinyur yang berhimpun di PPI dibutuhkan dalam komitmen mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Nusantara," imbuhnya.

Dengan visi Jatim tersebut, kata Emil, artinya Jatim harus punya keunggulan, tak terkecuali keunggulan keprofesian para insinyur. 

Advertisement

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak

Ditambahkan Wagub Emil, jenjang keprofesian yang profesional sangat dibutuhkan untuk bisa menangani yang menjadi kebutuhan hajat hidup orang banyak.

"Maka, ilmu dan keprofesian penting untuk selalu dikalibrasi setiap tahun dengan perkembangan yang ada. Jadi, kami dari Pemprov Jatim siap bermitra terus, dengan PII di periode-periode kepengurusan berikutnya," tandas Wagub Jatim.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PII Pusat Dr. Ir. Teguh Haryono menyampaikan, keprofesian insinyur memang tidak hanya teknik sipil.

Dalam organisasi PII, menurutnya ada 27 bidang keahlian yang dikuasai anggota sesuai spesialisasinya.

"Ada 27 keahlian keprofesian insinyur. Dimana, di lapangan harusnya saling bekerja sama, tidak hanya bekerja bersama. Dan, sertifikasi profesi itu akan dikeluarkan satu-satunya dari PII," jelas Teguh.

Ditegaskan, dalam undang-undang tentang keinsinyuran memang kewenangan sertifikasi profesi hanya dari PII. 

"Dan untuk itu, maka PII hadir tidak dan bisa berdiri sendiri, melainkan harus dengan pemerintah setempat," tandasnya.

Turut hadir dalam ini, Wali Kota Malang yang juga Ketua PII Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Dr. Ir. Teguh Haryono (Sekjen PII Pusat), juga Heru Tjahyono anggota DPR RI, yang merupakan mantan Bendahara PII Jatim.

Jatim Gudang Insinyur, Sertifikasi Keprofesian Ditegakkan

Ketua PII Jatim yang kembali terpilih, Gentur Prihantono mengungkapkan, Jawa Timur menjadi salah satu tolok ukur insinyur di Indonesia.

"Anggota PII paling banyak dari Jawa Timur. Untuk itu, Saya rasa sudah tepat sekali harus ada kolaborasi dan sinergi insinyur dengan pemerintah daerah," kata Gentur.

Dalam kaitan ini, menurutnya profesionalisme tenaga ahli insinyur tentu harus ditingkatkan, sehingga insinyur akan bekerja dengan standar tersertifikasi. 

"Karena sudah banyak kejadian setelah dilakukan investigasi ternyata insinyur yang tidak bersertifikasi. Banyak di kota daerah dan sekarang sudah banyak yang aduan ke pusat. Ini juga konsen kita," tandasnya.

Pada Muswil PII Jatim 2026 ini, muncul tiga calon ketua. Hasil pemilihan, Gentur Prihantono kembali terpilih Ketua PII Wilayah Jatim masa bakti 2026-2029. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia