Kaya Tanaman Produktif, Desa Bodag Madiun Jadi Tuan Rumah Bahana Bersahaja
Pemkab Madiun jadikan Desa Bodag percontohan program "Satu Rumah Satu Pohon Produktif". Bodag unggul kakao, kopi, durian & punya Rumah Coklat. Bahana Bersahaja hadirkan layanan, pelatihan UMKM, dan rehab infrastruktur 12
MADIUN – Pemkab Madiun terus menggalakkan program satu rumah satu pohon produktif. Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menjadi salah satu percontohan program tersebut. Desa di lereng Pegunungan Wilis dikenal sebagai desa produktif dengan berbagai komoditas perkebunan. Seperti kakao, petai, kopi, cengkeh dan durian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.
"Kalau program satu rumah satu pohon produktif bisa terlaksana hasilnya nanti akan seperti di Desa Bodag ini," ujar Bupati Madiun H. Hari Wuryanto usai jalan santai dalam rangkaian kegiatan Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bahana Bersahaja), Selasa (12/5/2026) petang.
Hari Wur sapaan akrab Bupati Madiun menilai potensi yang dimiliki Desa Bodag perlu disupport agar bisa lebih berkembang. Dibutuhkan kolaborasi antar dinas terkait agar produk unggulan desa tersebut bisa dikelola dengan baik dan memiliki nilai tambah.
"Butuh kolaborasi antara dinas pertanian ketahanan pangan dengan OPD yang lain agar tata kelola bisa terkoordinasi dengan baik," tegasnya.

Selain komoditas tanaman produktif, Desa Bodag juga memiliki destinasi kuliner Rumah Coklat. Keberadaan Rumah Coklat yang menyediakan berbagai menu makanan dan minuman berbahan coklat produksi lokal sudah cukup dikenal masyarakat. Letak geografis dan pemandangan alam yang indah menjadikan
Rumah Coklat menjadi pilihan untuk tetirah sambil menikmati kuliner khas.
Pada gelaran Bahana Bersahaja yang berlangsung 12-13 Mei 2026, Rumah Coklat menjadi lokasi sentral kegiatan. Mulai dari sarasehan, bazar UMKM berbagai layanan masyarakat serta pelatihan UMKM (inkubasi bisnis).
Selama dua hari, jajaran Pemkab Madiun mulai dari kepala daerah, OPD dan forkopimda melakukan kegiatan bersama masyarakat. Diawali dengan olah raga bersama berupa jalan santai pada sore hari dilanjutkan acara sarasehan di hari pertama.
Di hari berikutnya dilaksanakan kerja bakti pengaspalan jalan dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH), donor darah, sunat masal dan layanan masyarakat dari sejumlah OPD, layanan perbankan juga pelayanan pembuatan SIM dari Polres Madiun.

Pemerintah Desa Bodag merespons positif kegiatan Bahana Bersahaja. Banyak manfaat yang dirasakan selama kegiatan berlangsung. Selain dekat dengan berbagai layanan dan bantuan, warga desa mendapat kesempatan berinteraksi dengan kepala daerah dan para pejabat.
"Terimakasih untuk Pemkab Madiun atas bantuan yang diberikan. Alhamdulillah aspal yang ditunggu-tunggu juga sudah datang. Semoga apa yang sudah diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Bodag," ujar Dangkung Kepala Desa Bodag.
Bahana Bersahaja yang digelar di Desa Bodag, Kecamatan Karena bukan sekadar acara seremoni. Melainkan upaya Pemkab Madiun mendekatkan pelayanan langsung hingga ke wilayah desa. Serta ruang kebersamaan masyarakat sekaligus bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

