Advertisement
Peristiwa Daerah

Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler dan Jaringan Listrik Lumpuh

Angin kencang disertai hujan lebat melanda Klaten dan merusak tower seluler, jaringan listrik, serta belasan rumah warga di empat desa.

TIMES Indonesia,
Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler dan Jaringan Listrik Lumpuh
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. (Foto: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)
A-AA+

KLATEN – Bencana angin kencang yang menerjang Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (14/5/2026) malam menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah infrastruktur vital. Selain merusak permukiman warga, cuaca ekstrem tersebut juga melumpuhkan jaringan telekomunikasi dan listrik di beberapa wilayah terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu tower seluler roboh dan jaringan transmisi listrik mengalami kerusakan akibat hujan deras yang disertai terpaan angin kuat. Peristiwa itu terjadi saat wilayah Klaten diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Advertisement

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bencana tersebut melanda empat desa di Kecamatan Delanggu dan Polanharjo berdasarkan laporan yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Klaten.

"Bencana ini terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Selain bangunan, infrastruktur vital seperti tower komunikasi dan jaringan listrik menjadi terdampak," kata dia.

BNPB mengkonfirmasi sebagaimana laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, peristiwa itu melanda empat desa di Kecamatan Delanggu dan Polanharjo.

Selain infrastruktur transmisi, petugas mencatat adanya sembilan pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan dan jaringan kabel di sekitar lokasi.

Dampak kerusakan juga menyasar sektor ekonomi dan pemukiman, di mana dua tempat usaha dilaporkan rusak berat dan dua lainnya rusak ringan.

Advertisement

Sementara itu, sebanyak 16 rumah warga tercatat mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan.

"Meskipun terdapat kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan, BPBD melaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tambahnya.

Hingga saat ini, tim reaksi cepat BPBD Klaten bersama instansi terkait dan warga setempat masih berada di lapangan untuk melakukan upaya pembersihan material serta koordinasi perbaikan jaringan listrik dan komunikasi agar layanan publik kembali normal.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh cuaca ekstrem. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia