Advertisement
Peristiwa Daerah

Kado HJKS ke-733: Pemkot Surabaya Hadirkan Mobil Perpustakaan Listrik Ramah Lingkungan

Menyambut HJKS ke-733, Pemkot Surabaya melalui Dispusip menambah empat armada mobil perpustakaan listrik ramah lingkungan untuk perluas jangkauan literasi.

TIMES Indonesia,
Kado HJKS ke-733: Pemkot Surabaya Hadirkan Mobil Perpustakaan Listrik Ramah Lingkungan
Mobil perpustakaan Dispusip Surabaya yang ramah lingkungan. (FOTO: Diskominfo Surabaya)
A-AA+

Surabaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat budaya literasi masyarakat dengan menambah armada layanan mobil perpustakaan keliling. Menariknya, empat armada baru yang disiapkan oleh pemkot menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi ramah lingkungan.

Layanan mobil perpustakaan keliling tersebut nantinya akan menyediakan ribuan koleksi buku, fasilitas dongeng, hingga sarana belajar interaktif bagi anak-anak maupun masyarakat umum secara gratis. Penambahan armada ini juga menjadi bagian dari kado Hari Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Advertisement

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, mobil perpustakaan listrik itu nantinya tidak hanya melayani sekolah, tetapi juga mendukung kegiatan literasi di lingkungan masyarakat hingga komunitas.

"Mobil listrik itu nanti memfasilitasi komunitas, RT/RW kalau acara literasi, termasuk masuk ke sekolah-sekolah," kata Yusuf Masruh, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, empat mobil perpustakaan listrik baru tersebut akan mulai dioperasikan pada Mei 2026. Kehadiran armada baru ini akan melengkapi empat mobil perpustakaan konvensional yang sebelumnya telah dimiliki Dispusip Surabaya.

"Yang lama kan (mobil konvensional) ada empat, dan yang baru nanti ada empat. Jadi total nanti ada delapan mobil perpustakaan," ujarnya.

Menurut Yusuf, seluruh tambahan armada baru tersebut menggunakan kendaraan listrik. Pemilihan mobil listrik dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung konsep transportasi ramah lingkungan di Kota Surabaya. "Kita pakai mobil perpustakaan listrik, agar efektif, praktis dan ramah lingkungan," imbuhnya.

Advertisement

Terkait keunggulan armada baru tersebut, Yusuf menyebut konsep ramah lingkungan menjadi salah satu nilai utama yang diusung Pemkot Surabaya dalam pengembangan layanan perpustakaan keliling. "Harapannya ya tadi, kalau kita menyesuaikan agar ramah lingkungan dan lain-lain," katanya.

Selain itu, Dispusip Surabaya juga akan membagi wilayah operasional delapan mobil perpustakaan agar layanan literasi bisa menjangkau lebih banyak kawasan di Kota Pahlawan.

Karenanya, Yusuf memastikan armada lama dan baru nantinya akan disebar ke sejumlah wilayah sesuai kebutuhan layanan masyarakat. "Nanti kita bagi wilayah. Karena ada mobil perpustakaan yang lama, ada yang baru," pungkas Yusuf. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia