Jombang Masuk 3 Besar Jatim, Bupati Warsubi Tegaskan 170 Gerai Koperasi Merah Putih Siap Operasi
Bupati Warsubi menyebut progres pembangunan KDKMP di Jombang berjalan sangat cepat dan menunjukkan hasil signifikan.
JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang (Pemkab Jombang) terus mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga awal Mei 2026, sebanyak 170 gerai koperasi telah rampung dibangun dan siap memasuki tahap operasional.
Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Jombang masuk tiga besar di Jawa Timur dan peringkat empat nasional dalam percepatan pembangunan KDKMP.
Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin meninjau langsung kesiapan sejumlah gerai KDKMP di Desa Tunggorono, Mojokrapak, Sambong Dukuh, dan Mojongapit, Senin (4/5/2026).
Peninjauan tersebut juga dihadiri Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, jajaran Forkopimda, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang.
Dalam keterangannya, Warsubi menyebut progres pembangunan KDKMP di Jombang berjalan sangat cepat dan menunjukkan hasil signifikan.
“Dari total target 210 gerai KDKMP, sebanyak 170 unit sudah selesai dibangun. Ini capaian luar biasa dan menempatkan Jombang di posisi tiga besar Jawa Timur serta empat besar nasional,” ujar Warsubi.
Tak hanya memastikan kesiapan bangunan fisik, Bupati juga mengecek kelengkapan sarana distribusi di masing-masing gerai koperasi.
Setiap titik KDKMP telah dilengkapi armada distribusi berupa satu unit truk, satu mobil pick-up, serta dua kendaraan roda tiga untuk menjangkau distribusi kebutuhan pokok hingga wilayah pelosok desa.
Menurut Warsubi, saat ini pemerintah daerah masih menunggu koordinasi lanjutan dari pemerintah pusat terkait distribusi barang yang akan mengisi gerai koperasi tersebut.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana benar-benar siap sebelum beroperasi penuh,” katanya.
Lebih dari sekadar toko kebutuhan pokok, KDKMP dirancang menjadi pusat penguatan ekonomi desa sekaligus pelindung petani dan masyarakat kecil.
Melalui kerja sama dengan Bulog, koperasi ini nantinya berperan menyerap gabah hasil panen petani agar harga tetap stabil dan menguntungkan petani.
“Kami ingin memangkas rantai distribusi yang panjang agar petani mendapat harga jual layak dan masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” tegas Warsubi.
Selain menyediakan sembako, KDKMP juga dirancang melayani kebutuhan masyarakat seperti distribusi LPG 3 kilogram dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Sementara itu, Dandim 0814 Jombang Dicky Prasojo menyampaikan bahwa program KDKMP akan diluncurkan secara nasional pada akhir Juli 2026.
Menurutnya, pemerintah pusat menargetkan sekitar 1.000 titik KDKMP di seluruh Indonesia siap diresmikan sebelum pidato kenegaraan Presiden RI.
“InsyaAllah akhir Juli nanti seluruh 210 gerai KDKMP di Jombang bisa selesai dan siap diluncurkan,” ujar Dicky Prasojo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


