Rafflesia Arnoldii Mekar Sempurna di Rejang Lebong, Muncul Lagi Setelah Lama Tak Terlihat
Bunga langka Rafflesia arnoldii kembali mekar sempurna di Desa Cawang Lama, Rejang Lebong, Bengkulu, setelah lama tidak muncul dan menarik perhatian warga.
REJANG LEBONG – Bunga langka Rafflesia arnoldii kembali ditemukan mekar sempurna di area perkebunan warga Desa Cawang Lama, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Kemunculan puspa langka ini menarik perhatian masyarakat karena sebelumnya cukup lama tidak muncul di kawasan tersebut.
Pemerhati bunga Rafflesia, Saikul Latief, mengatakan dirinya telah meninjau langsung lokasi temuan tersebut. Bunga itu tumbuh di area perkebunan warga yang berada di perbatasan Desa Cawang Lama dan Desa Kayu Manis.
"Pada Jumat kemarin kondisinya sedang mekar sempurna dengan warna yang sangat menarik serta memiliki lima kelopak," kata Saikul saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu (23/5/2026).
Menurut dia, bunga tersebut pertama kali ditemukan oleh Abilio (30), warga Desa Cawang Lama. Sejak ditemukan, lokasi kemunculan bunga itu ramai dikunjungi warga yang ingin melihat secara langsung sekaligus mengabadikannya untuk dibagikan melalui media sosial.
Selain bunga yang sedang mekar, di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah knop atau bakal bunga Rafflesia lainnya. Tidak jauh dari titik tersebut juga terdapat habitat Amorphophallus, yang lebih dikenal masyarakat sebagai bunga bangkai atau kibut.
Saikul menjelaskan, kemunculan Rafflesia arnoldii selalu menarik perhatian masyarakat karena bunga ini hanya dapat tumbuh di habitat dan ekosistem tertentu.
Sebelumnya, bunga Rafflesia arnoldii juga dilaporkan mekar di Desa Selamat Sudiarjo, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, masing-masing pada 22 November dan 16 Desember 2025.
Desa Selamat Sudiarjo dikenal sebagai salah satu habitat alami Rafflesia. Sedikitnya terdapat tujuh titik lokasi yang menjadi tempat tumbuhnya bunga tersebut, baik jenis dengan lima maupun tujuh kelopak.
Keberadaan habitat Rafflesia di wilayah itu juga telah menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah hingga mancanegara. Salah satunya kelompok peneliti dari University of Oxford yang pernah melakukan kunjungan penelitian. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


