Advertisement
Peristiwa Daerah

Simulasi Keadaan Darurat Tahunan, Pertamina Fuel Terminal Waingapu Libatkan Stakeholder

Pertamina Waingapu, Fuel Terminal Waingapu, KSOP Waingapu, Pelindo, simulasi darurat, tumpahan minyak, keselamatan pelayaran, pelabuhan Waingapu, kebakaran kapal, lingkungan maritim, NTT, Pertamina Patra Niaga

TIMES Indonesia,
Simulasi Keadaan Darurat Tahunan, Pertamina Fuel Terminal Waingapu Libatkan Stakeholder
Tim Pertamina Fuel Patra Niaga saat melakukan simulasi di perairan pelabuhan Waingapu.(FOTO:Habibudin/TIMES Indonesia)
A-AA+

WAINGAPU PT Pertamina Fuel Terminal Waingapu menggelar simulasi keadaan darurat tahunan melibatkan stakeholder, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PT Pelindo (Persero) serta masyarakat Ring 1. Senin (25/5/2026).

Manager PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Waingapu Ekwan Nursanto mengatakan, kegitan simulasi dilakukan secara riil dengan skenario kebocoran pipa saat pembongkaran kapal yang menyebabkan tumpahan minyak di perairan dilanjutkan ledakan pada boat pemandu kapal yang kebakarannya menjalar hingga area jetty head serta penanganan aksi pencurian oleh orang yang tidak dikenal di area operasional.

Advertisement

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pekerja dan koordinasi antar instansi dalam menghadapi kondisi darurat sehingga dampak lingkungan dan risiko keselamatan kerja dapat diminimalisir serta operasional terminal tetap berjalan aman dan terkendali,”kata Ekwan.

Kepala KSOP Kelas IV Waingapu Dr. Fadly Afand Djafar menjelaskan, KSOP selaku regulator keselamatan pelayaran memastikan pelaksanaan simulasi penanggulangan tumpahan minyak di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Pertamina.

Hal ini dilaksanakan sesuai amanat UU Nomor 66 Tahun 2024 tentang perubahan Ketiga atas UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran, perlindungan lingkungan maritim serta kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat diwilayah pelabuhan.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh unsur operasional pelabuhan memiliki kemampuan respons cepat, terpadu dan sesuai prosedur terhadap potensi pencemaran di perairan,”ujar Fadly.

Ia pun berharap, sinergi ini mampu memperkuat kesiapan bersama menghadapi risiko dilaut serta mendukung keberlanjutan aktivitas pelabuhan. Oleh sebab itu dengan adanya simulasi ini sinergi antar instansi maritim semakin diperkuat.( *)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia