Advertisement
Peristiwa Daerah

Warga Bondowoso Mengaku Senang Sapinya Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Kebanggaan besar dirasakan peternak sapi asal Kecamatan Tapen, Bondowoso, Eric Setiawan. Pasalnya, salah satu sapi jumbo miliknya dibeli Presiden Republik Indonesia untuk kebutuhan kurban Idul Adha tahun ini.

TIMES Indonesia,
Warga Bondowoso Mengaku Senang Sapinya Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Sapi Simental Croos milik Eric Setiawan dibeli Presiden Prabowo untuk kurban (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Kebanggaan besar dirasakan peternak sapi asal Kecamatan Tapen, Bondowoso, Eric Setiawan. Pasalnya, salah satu sapi jumbo miliknya dibeli Presiden Republik Indonesia untuk kebutuhan kurban Idul Adha tahun ini.

Sapi jenis Simental Cross bernama “Pasha” itu memiliki bobot di atas 1 ton dan masuk kategori sapi jumbo. Nama Pasha sendiri diberikan karena sapi tersebut lahir pada bulan Puasa.

Advertisement

Eric menjelaskan, sapi tersebut merupakan hasil Inseminasi Buatan (IB) dan kini berusia sekitar dua tahun empat bulan. Menurutnya, proses pemeliharaan dilakukan secara serius sejak awal, sehingga menghasilkan sapi dengan kualitas unggulan.

“Alhamdulillah saya sebagai peternak merasa bangga sapi saya dibeli RI 1. Selain menjadi apresiasi, ini juga memotivasi saya untuk lebih giat lagi dalam beternak,” ujarnya, Selasa (26/5/2026). 

Ia menuturkan, sapi-sapi di kandangnya memang sering dipantau oleh petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan, termasuk mantri hewan di Kecamatan Tapen. Hal itu karena ternak miliknya dikenal memiliki kualitas baik dan berukuran jumbo.

“Pak mantri dan dokter hewan juga sering melihat langsung kondisi sapi di kandang,” katanya.

Selain melayani kebutuhan kurban lokal, sapi dari Caraka Farm juga dipasarkan hingga luar provinsi. Bahkan, menurut Eric, sapi jumbo miliknya sudah banyak dikirim ke Jakarta.

Advertisement

“Sapi yang keluar masuk di kandang sekitar 250 ekor, baik sapi lokal maupun jumbo. Untuk sapi jumbo sekarang tinggal enam ekor, karena sekitar 15 ekor sudah terjual ke Jakarta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pasha sebenarnya belum pernah mengikuti kontes ternak karena lahir pada 2024 dan belum ada ajang yang sesuai. Namun, sapi tersebut rencananya akan diikutsertakan dalam kontes tahun ini.

“Rencana sebenarnya mau diikutkan kontes. Tapi karena dipilih jadi hewan kurban RI 1, tentu kami lebih bangga karena sapinya dimuliakan,” tuturnya.

Menjelang Idul Adha, Eric memastikan perawatan terhadap Pasha dilakukan secara ekstra agar kondisi sapi tetap prima hingga hari pengiriman.

“Perawatannya pasti ekstra untuk ukuran sapi jumbo. Apalagi sapi ini termasuk sapi kesayangan istri saya,” pungkasnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia