Kakek Meninggal Usai Tercebur Sumur Diduga Beracun di Malang
Seorang pria lansia dilaporkan meninggal dunia akibat tercebur sumur di Dusun Bunder RT 10/RW 02 Desa Sidorahayu Wagir Kabupaten Malang, kemarin malam.
MALANG – Seorang pria lansia dilaporkan meninggal dunia akibat tercebur sumur di Dusun Bunder RT 10/RW 02 Desa Sidorahayu Wagir Kabupaten Malang, kemarin malam.
Pihak BPBD Kabupaten Malang melaporkan, kejadian orang tercebur sumur ini sekira pukul 18.18 WIB. Namun, petugas baru menerima informasi kejadian ini, pada Selasa (26/5/2026) pukul 17.30 WIB.
Korban diketahui bernama Sampir (72), yang akhirnya meninggal dunia oleh tim gabungan saat mengevakuasi korban. Sumur tempat kejadian korban tercebur itu diduga mengandung gas beracun.
Kronologi kejadiannya, pada Senin, 25 Mei 2026 sekira pukul 13.00 WIB, korban Sampir telah meninggalkan rumah untuk mencari rumput. Ia sempat terlihat oleh saksi Fandi, tetangga sekitar korban, ada di belakang pabrik rokok TPI.
Namun, hingga waktu malam hari pada pukul 18.00 WIB, belum diketahui lagi keberadaan korban. Pihak Keluarga mulai mencari di sekitaran wilayah Dusun Bunder hingga dini hari, tetapi korban belum diketemukan.
Pencarian korban lalu dilanjutkan pada esoknya, Selasa (26/5/2026) mulai pagi hari hingga sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB.
Naas, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur oleh dua orang saksi, atas nama Khoirul (55) yang juga keponakan korban, dan Dafit (25) yang masih cucu korban.
Setelah mengetahuhi hal tersebut, saksi melapor kepada perangkat desa dan Polsek setempat. Informasi penemuan korban ini lalu diteruskan ke BPBD Kabupaten Malang untuk bantuan mengevakuasi korban.
Kurang lebih pukul 19.17 WIB, korban berhasil dievakuasi petugas dari dalam sumur yang berkedalaman sekitar 25 -sampai 30 meter dalam keadaan meninggal dunia.
"Setelah berhasil mengevakuasi korban, petugas membawa jasadnya ke IKK RSUD Kanjuruhan untuk visum dan pembersihan korban, menggunakan unit ambulans PMI," terang Sadono Irawan, dari Pusdalops BPBD Kabupaten Malang, Selasa (26/5/2026) malam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


