Advertisement
Peristiwa Daerah

Tradisi Black Embek Kota Malang Saat Idul Adha, Puluhan Hewan Kurban Diarak

Warga kawasan Kidul Pasar atau di Jl Prof. Moh. Yamin, Kota Malang kembali menggelar tradisi arak-arakan hewan kurban menjelang penyembelihan Idul Adha

TIMES Indonesia,
Tradisi Black Embek Kota Malang Saat Idul Adha, Puluhan Hewan Kurban Diarak
Puluhan hewan kurban diarak sebelum di sembelih di Kidul Pasar Kota Malang. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

Malang Warga kawasan Kidul Pasar atau di Jl Prof. Moh. Yamin, Kota Malang kembali menggelar tradisi arak-arakan hewan kurban menjelang penyembelihan Idul Adha, Rabu (27/5/2026) pagi. Tradisi yang sudah berlangsung sejak era 1980-an itu tahun ini tampil lebih meriah bertepatan dengan peringatan 10 tahun komunitas Black Embek Kidul Pasar.

Puluhan kambing dan sapi diarak keliling kampung sejak pukul 07.00 WIB dengan iringan warga dan pemuda setempat. Rute arak-arakan dimulai dari Jl. Prof. Moh Yamin Gang 3, menuju Jalan Martadinata, lalu kembali ke titik awal dengan total jarak sekitar 1,5 kilometer.

Advertisement

Ketua Panitia Black Embek Kidul Pasar, Aswin Muzaki mengatakan, tradisi tersebut bukan sekadar pawai tahunan, melainkan bagian dari syiar agama dan ajakan kepada masyarakat untuk berkurban.

Puluhan hewan kurban diarak sebelum di sembelih di Kidul Pasar Kota Malang - 2

“Tradisi arak-arakan ini sebenarnya syiar agama, mengajak kepada seluruh masyarakat bahwasanya di Kidul Pasar ini ada wadah untuk penyembelihan kurban. Jadi warga yang belum berkurban diajak lewat kegiatan ini,” ujar Aswin, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, tradisi tersebut sudah diwariskan turun-temurun sejak dirinya masih kecil. Bahkan, orang tua dan generasi sebelumnya telah melaksanakan kegiatan serupa sejak sekitar tahun 1980-an.

Selain menjadi syiar agama, arak-arakan juga diyakini memiliki manfaat bagi kondisi hewan kurban sebelum disembelih.

Advertisement

Puluhan hewan kurban diarak sebelum di sembelih di Kidul Pasar Kota Malang - 1

“Di samping untuk kesehatan hewan, juga agar hewan yang akan disembelih itu capek, jadi lebih mudah saat proses penyembelihan dan tidak agresif,” ungkapnya.

Tahun ini, suasana arak-arakan terasa lebih semarak dibanding biasanya. Hal itu karena momentum satu dekade keberadaan Black Embek Kidul Pasar dimanfaatkan para pemuda untuk membuat perayaan lebih meriah.

“Kalau pengelolaan hewan kurban tetap sama seperti biasanya, cuma euforianya yang lebih ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada Idul Adha tahun ini, panitia mencatat terdapat 87 ekor kambing dan 6 ekor sapi yang disiapkan untuk kurban di kawasan Kidul Pasar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia