Advertisement
Peristiwa Daerah

Momen Hangat Idul Adha: KDM Borong 13 Sapi Kurban Hingga Rehab Rumah Warga

KDM melakukan kunjungan kerja mendadak sekaligus melaksanakan Shalat Id bersama warga di Masjid Al-Hikmah, Dusun Randegan - perbatasan Jabar dan Jateng.

TIMES Indonesia,
Momen Hangat Idul Adha: KDM Borong 13 Sapi Kurban Hingga Rehab Rumah Warga
Momen Gubernur Jabar KDM dan Wali Kota Banjar dikerubuti warga saat memantau perbatasan Jabar-Jateng. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJAR Momen Hari Raya Idul Adha menjadi keberkahan tersendiri bagi warga Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar seiring kedatangan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Sosok yang akrab disapa KDM itu melakukan kunjungan kerja mendadak sekaligus melaksanakan Shalat Id bersama warga di Masjid Al-Hikmah, Dusun Randegan, yang terletak di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Advertisement

Tidak hanya membawa semangat ibadah, dalam kunjungan ini KDM menyapa langsung masyarakat di pelosok desa.

KDM juga membagikan belasan hewan kurban, hingga memberikan bantuan spontan senilai puluhan juta rupiah kepada warga di Desa Mekarharja.

Kisah Haru Marcuk: Lansia Pejuang Keluarga

Usai melaksanakan shalat Idul Adha, KDM berdialog dengan salah seorang warga lansia bernama Marcuk (69), warga Dusun Randegan RT 05 RW 10, Desa Mekarharja.

Kepada KDM, Marcuk yang sehari-hari mencari rumput dengan sepeda kayuh mengaku sudah tiga kali mengalami kecelakaan tertabrak sepeda motor saat hendak mencari pakan ternak.

Bahkan, ia sering melintasi batas provinsi hingga ke Jawa Tengah demi mencari rumput.

Advertisement

Mendengar dedikasi dan kerja keras Marcuk yang luar biasa demi keluarga di usia senjanya, KDM langsung memberi apresiasi besar berupa Bantuan Rehab Rumah Rp50 Juta dan Uang Santunan Tunai Rp7 Juta.

Marcuk menerima kontan Rp2 juta untuk dibawa pulang langsung, sementara Rp5 juta ditabung ke Bank BJB untuk ke depannya menerima transfer uang Rp50 Juta.

Mendapat bantuan total Rp57 juta yang  datang secara tiba-tiba tersebut, Marcuk seketika melongo takjub dan tak kuasa menahan rasa harunya.

"Ini adalah buah dari pengorbanan. Aki sudah mengorbankan dirinya demi kepentingan keluarga. Semoga sehat dan berkah," ujar KDM menyemangati Marcuk.

Menyusuri Jalur Pedesaan, Menolong Pasutri di Bantaran Irigasi

Setelah menyapa warga dari atas mobilnya bersama iring-iringan pejabat Provinsi dan Wali Kota Banjar, Sudarsono, KDM bergerak menuju Area Perbatasan Jabar-Jateng.

Rute yang dipilih sengaja melewati jalur pedesaan, melintasi Dusun Randegan, Dusun Pasir Leutik, hingga Dusun Cibentang.

Saat melintas di Dusun Cibentang, pandangan KDM tertuju pada sebuah rumah kumuh yang berdiri di atas tanah milik pemerintah, hanya berjarak beberapa jengkal dari saluran irigasi.

Di depan rumah tak layak huni tersebut, Carti (56) sedang duduk dengan wajah lesuh.

KDM langsung turun dan berinteraksi dengan Carti beserta suaminya, Sarimin (57), pasutri  yang menempati bangunan tidak layak huni tersebut.

Mengetahui kondisi ekonomi mereka yang serba terbatas—di mana Carti baru sekali menerima bantuan Kesra Rp900 ribu dan beras SPHP 10 kg dari desa—KDM langsung memberikan solusi konkret

"Saya minta pak Sarimin untuk  membersihkan rumput-rumput tinggi di sekitar area tersebut dan nanti akan dipekerjakan sebagai petugas kebersihan di sini," tegas KDM.

Bantuan Sebidang Tanah

KDM memerintahkan Wali Kota Banjar, Sudarsono, untuk segera mencarikan sebidang tanah dan rumah di perkampungan yang aman dan layak untuk dihibahkan kepada pasangan suami istri ini.

Komitmen Infrastruktur dan Pendidikan

Selain aksi sosial, dalam pidatonya KDM menekankan pentingnya reformasi kepemimpinan dan alokasi anggaran yang berpihak pada rakyat kecil.

Ia menyinggung pentingnya menekan ego pemimpin dengan membatasi fasilitas mewah dinas demi memperbaiki jalan-jalan desa yang rusak (bolong).

KDM memaparkan visi pembangunan masa depan Jawa Barat yang berfokus pada desa, yaitu diantaranya:

Program 'Lembur Diurus, Kota Ditata': Mulai tahun anggaran ke depan, jalan-jalan pedesaan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) akan disetarakan dengan kualitas provinsi, baik dibangun langsung maupun lewat Bantuan Keuangan Desa.

Rehab Rumah Berkonsep Tradisi: Perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) ke depan harus mempertahankan arsitektur lokal/tradisional (seperti rumah panggung atau bilik) yang memiliki harkat dan martabat.

Pendidikan Gratis: Menjamin anak-anak kurang mampu agar bisa sekolah gratis hingga SMA/SMK negeri, sedangkan yang di swasta akan dibantu oleh pemerintah.

KDM juga berpesan agar generasi muda tidak rusak oleh ketergantungan gawai (HP) dan motor, serta tetap menanamkan budaya kerja keras orang tua terdahulu.

Wali Kota Banjar Sambut Baik Rencana Penataan Perbatasan

Sementara itu, Wali Kota Banjar, Sudarsono, mengonfirmasi bahwa kedatangan Gubernur Jabar ke wilayahnya memang untuk bersilaturahmi.

Sekaligus memastikan distribusi 13 ekor sapi kurban yang disedekahkan oleh KDM untuk warga kurang mampu di Desa Mekarharja berjalan lancar melalui Rumah Potong Hewan (RPH) berserifikat halal di Banjar.

Terkait perintah pencarian tanah untuk pasutri di bantaran irigasi, Sudarsono menyatakan siap berkoordinasi dengan Sekda dan pihak provinsi.

Lebih jauh, ia menyambut gembira rencana besar KDM yang ingin mengubah wajah gerbang perbatasan Jawa Barat di Kota Banjar agar lebih megah, indah, dan tidak lagi terkesan seperti kebun terlantar.

"Beliau ingin perbatasan Jawa Barat di Kota Banjar itu jangan hanya jadi milik Banjar lagi, tapi etalase milik Jawa Barat. Ke depan, infrastruktur, jalan, dan PJU di tahun 2027 akan dibantu penuh oleh provinsi agar wilayah perbatasan ini dipercantik," pungkas Sudarsono. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sussie
PenulisSussieSarjana Ilmu Politik Stisip Bina Putera Kota Banjar (2011). Bergabung di Times Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan hospitality.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia