Paket Komplet, Matos Bagikan Daging Kurban Plus Beras dan Minyak untuk Warga di Idul Adha 2026
Malang Town Square (Matos) untuk berbagi kepada masyarakat melalui program charity tahunan.
MALANG – Perayaan Idul Adha 2026 dimanfaatkan Malang Town Square (Matos) untuk berbagi kepada masyarakat melalui program charity tahunan.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini pembagian daging kurban dilakukan sekaligus dengan paket sembako agar penerima manfaat bisa langsung mengolah dan menikmati makanan bersama keluarga.
Sebanyak 310 paket dibagikan kepada masyarakat sekitar, lansia, ojek online, kaum duafa, hingga warga yang membutuhkan lainnya. Setiap paket berisi daging kurban seberat setengah kilogram, beras premium lima kilogram, dan minyak goreng satu liter.
Mall Director Matos, Fifi Trisjanti mengatakan, konsep pembagian bantuan tahun ini sengaja dibuat lebih lengkap agar manfaat yang diterima masyarakat menjadi lebih nyata.
“Orang itu bisa dapat daging di sini, di sana, di mana-mana. Tapi kalau daging saja, kadang bisa dijual atau bagaimana. Saya kepingin mereka itu makan, makanya harus ada minyak, harus ada beras. Jadi tinggal masak, paketnya komplet,” ujarnya.

Menurut Fifi, bantuan tersebut bukan sekadar pembagian daging kurban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial agar masyarakat bisa menikmati hidangan Idul Adha dengan lebih layak.
“Orang kalau terlalu kekurangan itu takutnya nanti protes sama Tuhan. Tapi kalau mereka bisa makan dan bersyukur, itu akan sangat baik,” katanya.
Sementara itu, Marcomm Manager Matos, Sasmita Rahayu menjelaskan, program charity Idul Adha sudah rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk komitmen sosial pusat perbelanjaan terhadap lingkungan sekitar.
“Tahun ini tetap ada pembagian daging kurban, cuma pimpinan kami punya ide ditambah sembako. Karena paketnya lebih lengkap, penerima wajib membawa kupon,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah daging yang dibagikan memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Namun, nilai manfaat yang diterima masyarakat dinilai lebih besar karena sudah dilengkapi kebutuhan pokok.
“Memang tahun ini jumlah daging yang dibagikan lebih sedikit dari tahun kemarin. Tapi nilai dan manfaatnya lebih besar,” ungkap Sasmita.
Pihak Matos memastikan daging kurban yang dibagikan merupakan daging murni tanpa campuran tulang maupun jeroan. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial antara pusat perbelanjaan dengan masyarakat sekitar.
“Ini bentuk kami sebagai mal yang berdiri di lingkungan sosial. Intinya kami peduli,” tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

