Advertisement
Peristiwa Daerah

Terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Bondowoso, KH Abdul Qodir Syam Siap Lanjutkan Perjuangan

KH Abdul Qodir Syam terpilih berdasarkan hasil sidang tim ahlul halli wal aqdi (AHWA) dalam Konferensi Cabang NU Bondowoso, di Pondok Pesantren Nurul Ulum Tapen, Minggu (31/5/2026).

TIMES Indonesia,
Terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Bondowoso, KH Abdul Qodir Syam Siap Lanjutkan Perjuangan
KH Abdul Qodir Syam secara resmi terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO KH Abdul Qodir Syam secara resmi terpilih sebagai Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bondowoso (PCNU Bondowoso) masa khidmat 2026-2031.

Ia terpilih berdasarkan hasil sidang tim ahlul halli wal aqdi (AHWA) dalam Konferensi Cabang NU Bondowoso, di Pondok Pesantren Nurul Ulum Tapen, Minggu (31/5/2026). 

Advertisement

Adapun terpilih sebagai tim AHWA adalah KH. Imam Barmawi Burhan, KH. Asy'ari Pasha L.C, KH Junaidi Mu'thi, KH. Zainal Mustofa, dan KH. Tajul Arifin Billah. 

KH Abd Qodir sendiri merupakan ketua Tanfidziyah sebelumnya, periode 2021-2026 dan baru saja demisioner. 

Dalam sambutannya, ia mengucapkan rasa syukur karena selalu dalam perjuangan. Baik perjuangan di bidang keagamaan, untuk pemerintah. 

“Khususnya perjuangan untuk kepentingan bangsa dan negara, tentu ini lebih penting dari kepentingan organisasi,” katanya. 

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Pengasuh Ponpes Nurul Ulum yang juga merupakan Rais Syuriah PCNU sebelumnya, karena bersedia dijadikan tuan rumah konferensi.

Advertisement

“Tentu kalau dinominalkan besar, tapi di NU tidak ada pembiayaannya,” imbuhnya. 

Ia juga menyampaikan terima kasih pada pemerintah, yang senantiasa mendukung NU. Apalagi PCNU baru saja menetapkan perluasan lahan Masjid NU sekitar 2000 meter persegi, walaupun masih tanpa pembayaran. 

“InsyaAllah pada tahap pertama pemerintah akan membantu, tapi tanpa mengurangi pembangunan infrastruktur.  Pengurangan infrastruktur karena efisiensi,” ucapnya. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam konferensi banyak ditemukan kekurangan, seperti tidak ada pendingin outdoor dan sebagainya. 

Namun ia berharap, kondisi tersebut bisa bernilai perjuangan dan memiliki nilai ibadah di akhirat kelak. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia