Advertisement
Peristiwa Daerah

Demam Piala Dunia 2026, Toko Jersey di Gresik Kebanjiran Pembeli

Piala Dunia 2026 menjadi momentum paling dinanti para pelaku usaha jersey karena penjualan hampir selalu meningkat dibanding hari biasa.

TIMES Indonesia,
Demam Piala Dunia 2026, Toko Jersey di Gresik Kebanjiran Pembeli
Salah satu toko yang menjual jersey piala dunia 2026 di Kabupaten Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
A-AA+

Gresik Menjelang gelaran Piala Dunia 2026, toko jersey di Kabupaten Gresik, Jawa Tinur kebanjiran pembeli. Mereka mencari jersey tim nasional peserta Piala Dunia.

Salah satunya toko olahraga Scudetto yang berada di Jalan Raya Kartini, Kebomas, Gresik, Jawa Timur.

Advertisement

Pemilik Scudetto, Aditya Wibowo, mengatakan pihaknya telah mulai menjual jersey negara peserta Piala Dunia sejak dua bulan terakhir. 

Namun, menurutnya lonjakan pembeli biasanya baru benar-benar terasa mendekati kick off hingga pekan pertama turnamen berlangsung.

“Dalam minggu-minggu ini masih belum terlalu terasa suasana Piala Dunia. Namun kami sudah menjual jersey negara peserta sejak dua bulan terakhir. Biasanya suasana mulai ramai H-7 kick off dan pada minggu pertama gelaran Piala Dunia,” ujar Aditya Wibowo, pemilik Scudetto pada Senin (1/6/2026).

Aditya sapaan akrabnya, menambahkan, Piala Dunia 2026 menjadi momentum paling dinanti para pelaku usaha jersey karena penjualan hampir selalu meningkat dibanding hari biasa. 

Antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi setiap kali turnamen sepak bola terbesar di dunia itu digelar.

Advertisement

“Piala Dunia adalah pesta sepak bola empat tahunan. Ini momen yang paling kami tunggu sebagai pelaku usaha jersey. Banyak sekali yang membeli jersey negara peserta, tidak hanya fans bola, tapi juga perusahaan-perusahaan tertentu yang ikut meramaikan dengan mewajibkan karyawannya memakai jersey negara peserta Piala Dunia pada hari tertentu,” bebernya.

Dia mengungkapkan, saat ini jersey tim nasional yang paling banyak dicari pelanggan adalah Argentina, Portugal, Prancis, dan Jerman. Popularitas para pemain bintang disebut turut memengaruhi tingginya minat pembeli.

“Saat ini yang paling banyak dicari adalah Argentina, Portugal, Prancis, dan Jerman,” jelasnya.

Meski permintaan meningkat, Scudetto belum memberikan promo khusus selama Piala Dunia. Hal itu karena tingginya demand membuat harga jersey cenderung ikut naik, terutama jika negara tersebut berhasil melaju hingga babak final.

“Untuk promo cenderung tidak ada karena demand-nya tinggi. Harga biasanya ikut menyesuaikan kalau negara peserta sampai ke partai puncak. Paling jersey negara yang tidak lolos fase grup biasanya harganya turun. Itu sudah menjadi fenomena musiman dari supplier, distributor, agen hingga toko,” katanya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia