Gerakkan Pemuda, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita Lantik 141 Volunteer Grebeg Suro 2026
Agenda sakral ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan panitia, tetapi juga penanda keterlibatan aktif generasi muda dalam melestarikan sekaligus menginternasionalkan warisan leluhur.
PONOROGO – Geliat persiapan menyambut Grebeg Suro sebagai pesta budaya terbesar di Bumi Reog Kabupaten Ponorogo, kian matang.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, secara resmi mengukuhkan 141 pemuda-pemudi terpilih sebagai Volunteer (sukarelawan) Grebeg Suro 2026.
Prosesi pelantikan khidmat ini berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (3/6/2026).
Agenda sakral ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan panitia, tetapi juga penanda keterlibatan aktif generasi muda dalam melestarikan sekaligus menginternasionalkan warisan leluhur.
Selain Plt Bupati, prosesi ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto, serta Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhie.
Dalam arahannya, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para pemuda yang bersedia mendedikasikan waktu dan energinya.
Menurutnya, keberadaan volunteer adalah energi segar yang akan membuat gelaran Grebeg Suro tahun ini tampil lebih tertata dan ramah wisatawan.
"Kalian adalah wajah Ponorogo selama event ini berlangsung. Tunjukkan keramahan, profesionalisme, dan kebanggaan sebagai warga Bumi Reog," ujar Lisdyarita dengan penuh semangat.
"Di tangan kalian, kita tunjukkan kepada dunia bahwa Grebeg Suro bukan sekadar tradisi, tapi festival budaya berkelas dunia yang dikelola dengan modern," sambungnya.
Lisdyarita juga berpesan agar seluruh sukarelawan menjaga kekompakan dan kesehatan selama bertugas, mengingat padatnya jadwal rangkaian kegiatan yang akan menyedot perhatian ribuan pelancong domestik hingga mancanegara.
Di lokasi yang sama, Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhie, menjelaskan bahwa 141 pemuda yang dilantik hari ini merupakan hasil penyaringan ketat dari ratusan pendaftar.
Mereka akan disebar ke berbagai divisi strategis, mulai dari pelayanan tamu (hospitality), dokumentasi, hingga teknis lapangan.
"Tahun ini tantangannya lebih besar karena kita membidik pasar pariwisata yang lebih luas. Oleh karena itu, 141 volunteer ini telah dibekali kemampuan manajerial event dan hospitality," tutur Judha Slamet.
"Kami optimistis, kolaborasi antara birokrasi, pelaku seni, dan anak-anak muda ini akan menghasilkan Grebeg Suro 2026 yang tak terlupakan," imbuhnya.
Dengan pengukuhan ini, seluruh elemen pendukung Grebeg Suro 2026 dinyatakan siap bergerak.
Sinergi antara komitmen Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan militansi para relawan muda diharapkan mampu membawa perayaan budaya tahun ini mencapai kesuksesan tertinggi, baik dari perputaran ekonomi maupun eksistensi budaya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


