Sanusi Dorong Lebih Banyak Siswa dari Kabupaten Malang Masuk SMA Taruna Nusantara
Bupati Malang HM Sanusi mendorong semakin banyak pelajar asal Kabupaten Malang menembus sekolah-sekolah unggulan nasional, salah satunya SMA Taruna Nusantara.
MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong semakin banyak pelajar asal Kabupaten Malang menembus sekolah-sekolah unggulan nasional, salah satunya SMA Taruna Nusantara.
Menurutnya, peningkatan jumlah siswa yang diterima di sekolah bergengsi tersebut menjadi indikator membaiknya kualitas pendidikan di Kabupaten Malang.
Sanusi mengungkapkan, saat SMA Taruna Nusantara mulai beroperasi di Kabupaten Malang, jumlah siswa asal Kabupaten Malang yang berhasil lolos seleksi masih sangat terbatas.
"Awal ada SMA Taruna, siswa-siswi Kabupaten Malang yang diterima hanya ada tiga orang. Dari Kepanjen satu orang dan Singosari dua orang," kata Sanusi.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, jumlah tersebut terus meningkat. Pada tahun ajaran terbaru, tercatat sudah ada 17 siswa asal Kabupaten Malang yang berhasil diterima dan menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara.
"Tahun ini sudah ada 17 siswa dari Kabupaten Malang yang sekolah di sana. Itu terus kita tingkatkan. Dan ini menjadi kebanggaan Kabupaten Malang," ujarnya.
Menurut Sanusi, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kualitas akademik siswa di Kabupaten Malang. Ia menilai persaingan untuk masuk SMA Taruna Nusantara sangat ketat karena sekolah tersebut menerapkan standar akademik yang tinggi.
"Untuk masuk ke Sekolah Taruna Nusantara itu salah satu persyaratannya nilai ijazah atau nilai rapor harus rata-rata sembilan. Jadi kalau ada nilai delapan, daftar saja sudah tidak diterima. Harus sembilan semua," jelasnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sejak jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama agar semakin banyak siswa yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Sanusi menyebut capaian akademik siswa SMP di Kabupaten Malang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, terdapat ribuan siswa yang berhasil meraih nilai sangat tinggi pada mata pelajaran utama.
"Tahun 2025 kemarin yang nilai Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris mencapai 99 itu sudah ada 4.980 siswa SMP di Kabupaten Malang," ungkapnya.
Data tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan jumlah pelajar yang diterima di sekolah-sekolah unggulan, baik tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah Kabupaten Malang berharap peningkatan kualitas pendidikan tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga melahirkan generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.
"Ini akan terus kita upayakan untuk ditingkatkan agar pendidikan di Kabupaten Malang bisa semakin maju," pungkas Sanusi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


