Ini Profil Karier, Kelebihan, dan Kekayaan 3 Calon Terkuat Sekda Kota Batu
JPTP Sekda Kota Batu yang muncul kepermukaan. Mereka adalah Mohammad Nur Adhim, Arief As Siddiq, dan Alfi Nurhidayat.
BATU – Ada tiga kandidat terbaik yang lolos dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu yang muncul kepermukaan. Mereka adalah Mohammad Nur Adhim, Arief As Siddiq, dan Alfi Nurhidayat.
Pengumuman itu tertuang dalam Pengumuman Nomor: 800/016/PANSEL/35.79.502/2026 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Batu.
Pertama yaitu Mohammad Nur Adhim.
Dia menjadi salah satu figur birokrat yang cukup dikenal di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Kariernya yang panjang di birokrasi membuatnya dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Camat Junrejo, Kepala Satpol PP, Kepala BKPSDM, hingga kini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu. Ia juga masuk dalam jajaran kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu tahun 2026.
Mohammad Nur Adhim merupakan aparatur sipil negara yang memiliki latar belakang kuat di bidang pemerintahan, kepegawaian, serta pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan data resmi Pemkot Batu dan Bapenda Kota Batu, ia menyandang gelar AP., M.AP. dan saat ini memimpin Bapenda Kota Batu.

Sebelum menempati posisi saat ini, Adhim mengawali kiprah birokrasinya di tingkat kewilayahan. Ia pernah dipercaya sebagai Camat Junrejo, salah satu kecamatan dengan perkembangan wilayah yang cukup pesat di Kota Batu. Saat menjabat camat, ia aktif mengawal pembangunan wilayah serta berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di Kecamatan Junrejo.
Kariernya kemudian berlanjut ketika dipercaya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu. Pada jabatan tersebut, ia bertanggung jawab terhadap penegakan peraturan daerah, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Pengalamannya memimpin Satpol PP menjadi salah satu modal penting sebelum mendapatkan amanah yang lebih luas di lingkungan Pemkot Batu.
Pada Oktober 2021, Wali Kota Batu saat itu, Dewanti Rumpoko, melantik Mohammad Nur Adhim sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu.
Jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan ASN, pengembangan kompetensi pegawai, mutasi, promosi jabatan, hingga pelaksanaan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Batu.
Selama memimpin BKPSDM, Adhim aktif mendorong peningkatan disiplin dan kapasitas aparatur sipil negara. Ia beberapa kali menekankan pentingnya pengembangan kompetensi ASN agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Kariernya kembali mengalami peningkatan pada akhir 2023. Dalam mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilakukan Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Mohammad Nur Adhim dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu. Jabatan tersebut mengemban tugas strategis dalam pengelolaan pajak daerah, retribusi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagai Kepala Bapenda, Adhim dikenal aktif mendorong inovasi pelayanan perpajakan dan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui berbagai program jemput bola pembayaran pajak daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak sekaligus mendukung peningkatan PAD Kota Batu.
Pengalaman memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah membuat Mohammad Nur Adhim dinilai memiliki pemahaman yang luas mengenai tata kelola pemerintahan daerah. Pada 2026, namanya masuk dalam enam besar peserta seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah Kota Batu. Sejumlah pengamat menilai keunggulannya terletak pada penguasaan bidang keuangan daerah, manajemen birokrasi, serta pengalaman lintas organisasi perangkat daerah.
Data LHKPN
1. Nama : MOHAMMAD NUR ADHIM
2. Jabatan : KEPALA BADAN
3. NHK : 228249
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 1.300.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 103 m2/103 m2 di KAB / KOTA KOTA
BATU , HASIL SENDIRI Rp. 1.300.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 138.000.000
1. MOBIL, HONDA MOBIL Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 115.000.000
2. MOTOR, YAMAHA N MAX Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 8.000.000
3. MOTOR, HONDA VARIO Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 15.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 31.500.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 46.768.583
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 1.516.268.583
III. HUTANG Rp. 25.186.250
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 1.491.082.333
Kedua yaitu Arief As Siddiq.
Dia adalah salah satu birokrat senior yang cukup diperhitungkan di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di birokrasi, Arief dikenal sebagai sosok yang pernah memimpin berbagai sektor pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan, lingkungan hidup, pariwisata, hingga perumahan dan kawasan permukiman.
Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu serta masuk dalam enam besar peserta seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu tahun 2026.
Arief As Siddiq yang bergelar Drs., M.H. merupakan putra asli Kota Batu. Dalam perjalanan kariernya, ia dikenal sebagai birokrat yang tumbuh dari bawah dan memahami karakter masyarakat Kota Batu karena pernah bertugas langsung di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Salah satu jabatan yang pernah diembannya adalah Lurah Sisir, wilayah yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi Kota Batu. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam mengenai pelayanan publik dan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Karier Arief kemudian terus berkembang hingga dipercaya memimpin sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada tahun 2020, ia tercatat menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu. Di bawah kepemimpinannya, berbagai program promosi wisata, pengembangan ekonomi kreatif, hingga kolaborasi dengan pelaku industri wisata terus diperkuat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu.
Saat memimpin Dinas Pariwisata, Arief dikenal aktif menggagas berbagai event dan inovasi untuk memperkuat citra Kota Batu sebagai kota wisata. Sejumlah kegiatan seperti Batu Tourism Award, Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara, hingga berbagai festival budaya dan musik menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing sektor wisata daerah.
Selain sektor pariwisata, Arief juga pernah memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Pengalamannya di bidang lingkungan hidup menjadi modal penting dalam memahami isu pembangunan berkelanjutan yang saat ini menjadi fokus Pemerintah Kota Batu.
Pada Februari 2025, melalui rotasi pejabat yang dilakukan Pemerintah Kota Batu, Arief As Siddiq dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
Jabatan ini membuatnya bertanggung jawab terhadap pembangunan kawasan permukiman, infrastruktur dasar perumahan, penataan lingkungan, hingga penyediaan sarana dan prasarana permukiman bagi masyarakat.
Selama memimpin Disperkim, Arief aktif mendorong penyempurnaan regulasi sektor perumahan, penguatan pengawasan pengembang, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar permukiman seperti jaringan air bersih dan fasilitas lingkungan.
Sejumlah pengamat dan tokoh masyarakat menilai Arief memiliki beberapa keunggulan yang menonjol, antara lain berpengalaman memimpin OPD teknis dan pelayanan publik. Memiliki pemahaman kuat terhadap sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi Kota Batu. Menguasai isu lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Memiliki pengalaman birokrasi dari level kelurahan hingga kepala dinas.
Dikenal memiliki jaringan yang baik dengan pelaku wisata, komunitas budaya, dan masyarakat akar rumput. Berstatus sebagai putra daerah yang memahami karakter sosial dan budaya masyarakat Kota Batu.
Dengan pengalaman lintas sektor tersebut, Arief As Siddiq dinilai sebagai salah satu birokrat senior yang memiliki pemahaman cukup lengkap mengenai pemerintahan daerah, mulai dari pelayanan masyarakat, pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan pariwisata, hingga pembangunan kawasan permukiman.
Data LHKPN
1. Nama : ARIEF AS SIDDIQ
2. Jabatan : KEPALA DINAS
3. NHK : 239586
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 3.024.962.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 544 m2/245 m2 di KAB / KOTA KOTA
BATU , HASIL SENDIRI Rp. 1.615.212.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 750 m2/198 m2 di KAB / KOTA KOTA
BATU , HASIL SENDIRI Rp. 1.409.750.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 289.000.000
1. MOBIL, HONDA (KREDIT SELAMA 3 TAHUN) HONDA BRIO
SATYA 1.2 E CVT CKD/MINIBUS (TAFFETA WHITE) Tahun 2019,
HASIL SENDIRI Rp. 129.000.000
2. MOBIL, MITSUBISHI XPANDER Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp.
160.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 72.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 58.724.967
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 3.444.686.967
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 3.444.686.967
Ketiga yaitu Alfi Nurhidayat.
Namanya menjadi salah satu figur birokrat yang paling diperhitungkan di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Berbekal pengalaman panjang di bidang teknik, infrastruktur, dan pembangunan daerah, Alfi dikenal sebagai sosok pekerja lapangan yang memiliki kemampuan teknokratis kuat sekaligus dekat dengan masyarakat.
Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu dan masuk dalam jajaran enam besar kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu tahun 2026.
Pria yang memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil ini dikenal sebagai birokrat yang mengawali kariernya dari bidang teknis pembangunan. Pengalamannya selama bertahun-tahun menangani infrastruktur membuat namanya identik dengan berbagai program pembangunan strategis di Kota Batu.
Saat memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Alfi menjadi salah satu motor penggerak pembangunan jalan, drainase, penataan kawasan perkotaan, hingga pengembangan fasilitas publik yang menunjang sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Selain dikenal sebagai birokrat, Alfi juga memiliki reputasi kuat di bidang akademik. Ia merupakan alumnus Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan melanjutkan pendidikan magister di bidang teknik. Semangatnya dalam menempuh pendidikan tidak berhenti saat telah menduduki jabatan tinggi di pemerintahan. Di tengah kesibukannya sebagai Kepala Dinas PUPR, ia melanjutkan studi doktoral di luar negeri hingga berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).
Gelar doktor tersebut resmi diraihnya setelah menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Teknologi Malaysia. Studi doktor yang ditempuh sejak sebelum pandemi Covid-19 itu menjadikan Alfi sebagai salah satu pejabat Pemerintah Kota Batu yang berhasil meraih gelar doktor dari perguruan tinggi ternama di Malaysia.
Ia menyebut pendidikan doktor bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keilmuan yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di Malaysia banyak diterapkan dalam pekerjaannya, khususnya terkait pembangunan infrastruktur perkotaan, konsep pedestrian ramah pejalan kaki, hingga penataan ruang kota wisata.
Tidak hanya aktif sebagai birokrat, Alfi juga dikenal sebagai akademisi. Ia tercatat sebagai Dosen Luar Biasa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang, tempat almamaternya menimba ilmu. Baginya, mengajar merupakan sarana berbagi pengalaman kepada generasi muda sekaligus menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Karier Alfi semakin menonjol ketika dipercaya memimpin Dinas PUPR Kota Batu. Dalam jabatan tersebut, ia mengawal berbagai proyek strategis daerah, mulai pelebaran jalan, pembangunan pedestrian, peningkatan drainase, hingga infrastruktur pendukung sektor wisata dan ekonomi masyarakat. Ia dikenal sebagai pemimpin yang kerap turun langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
Pada awal 2026, Alfi mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu. Perpindahan dari sektor infrastruktur ke sektor pendidikan menunjukkan kepercayaan pemerintah daerah terhadap kemampuan manajerialnya dalam memimpin organisasi perangkat daerah yang memiliki tantangan berbeda.
Sebagai Kepala Dinas Pendidikan, ia aktif mendorong penguatan kualitas pendidikan, integritas kepala sekolah, dan kesiapan dunia pendidikan menghadapi era Society 5.0. Sejumlah keunggulan yang melekat pada Alfi Nurhidayat antara lain memiliki latar belakang teknokrat dan ahli di bidang teknik sipil. Doktor (PhD) lulusan Universiti Teknologi Malaysia (UTM).
Berpengalaman memimpin sektor pembangunan infrastruktur daerah. Memiliki pengalaman akademik sebagai dosen perguruan tinggi. Dikenal dekat dengan masyarakat dan terbiasa bekerja langsung di lapangan.
Kemudian, memiliki kemampuan perencanaan pembangunan dan tata ruang. Berpengalaman memimpin OPD teknis maupun pelayanan publik. Memiliki jaringan kuat di kalangan akademisi, profesional, dan birokrasi. Dengan kombinasi pengalaman birokrasi, akademik, dan teknis yang dimilikinya, Alfi Nurhidayat dinilai sebagai salah satu birokrat paling komplet di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Data LHKPN
1. Nama : ALFI NURHIDAYAT
2. Jabatan : KEPALA DINAS
3. NHK : 847728
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 8.739.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 199 m2/185 m2 di KAB / KOTA
MALANG, HASIL SENDIRI Rp. 2.725.000.000
2. Tanah Seluas 595 m2 di KAB / KOTA MALANG, HASIL SENDIRI
Rp. 2.350.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 198 m2/100 m2 di KAB / KOTA
MALANG, HASIL SENDIRI Rp. 2.265.000.000
4. Tanah Seluas 204 m2 di KAB / KOTA MALANG, HASIL SENDIRI
Rp. 1.165.000.000
5. Tanah Seluas 117 m2 di KAB / KOTA MALANG, HASIL SENDIRI
Rp. 234.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 309.000.000
1. MOTOR, HONDA TIGER Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 23.000.000
2. MOTOR, HONDA VARIO Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000
3. MOTOR, YAMAHA NMAX Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 15.000.000
4. MOTOR, SUZUKI TS125 Tahun 2002, HASIL SENDIRI Rp. 47.000.000
5. MOBIL, HONDA HRV Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 220.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 15.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 483.215.286
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 9.546.215.286
III. HUTANG Rp. 374.908.139
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 9.171.307.147
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


