Advertisement
Peristiwa Daerah

Menanti Dibukanya Kembali Wisata Edukasi Observatorium Bosscha, Destinasi Favorit Pecinta Astronomi di Lembang

Observatorium Bosscha di Lembang tengah mempersiapkan pembukaan kembali kunjungan umum. Destinasi wisata edukasi astronomi ini juga mengkaji tur malam untuk menikmati pengamatan benda langit secara langsung.

TIMES Indonesia,
Menanti Dibukanya Kembali Wisata Edukasi Observatorium Bosscha, Destinasi Favorit Pecinta Astronomi di Lembang
Observatorium Bosscha yang belum dapat dibuka untuk umum, di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. ANTARA/Ilham Nugraha.
A-AA+

BANDUNG Bagi pencinta wisata edukasi dan astronomi, kabar dari Observatorium Bosscha tentu menarik untuk disimak. Salah satu observatorium tertua dan paling terkenal di Indonesia itu tengah mempersiapkan diri untuk kembali membuka program kunjungan bagi masyarakat umum.

Saat ini, pengelola masih melakukan berbagai pembenahan, mulai dari penyiapan infrastruktur hingga kesiapan sumber daya manusia yang akan mendukung pelayanan pengunjung. Karena itu, wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan observatorium dan mengenal lebih dekat dunia astronomi masih perlu sedikit bersabar.

Advertisement

Peneliti Observatorium Bosscha, Yatny Yulianty, menjelaskan bahwa seluruh persiapan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, kapasitas dan daya dukung yang tersedia saat ini belum memungkinkan untuk menerima kunjungan dalam jumlah besar. Aspek kenyamanan, keamanan, dan kualitas pengalaman wisata edukasi menjadi perhatian utama sebelum program kunjungan dibuka kembali.

Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, pembukaan kunjungan umum berpeluang dilakukan dalam waktu dekat. Pengelola menargetkan proses tersebut dapat rampung pada Juni atau Juli 2026, meski jadwal akhirnya masih menyesuaikan kebutuhan operasional dan ketersediaan tenaga pendukung.

Destinasi Wisata Edukasi yang Selalu Menarik

Berlokasi di kawasan sejuk Lembang, Observatorium Bosscha selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata ilmu pengetahuan di Jawa Barat. Dibangun dan difungsikan sejak 1923, tempat ini tidak hanya menjadi pusat penelitian astronomi, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang memperkenalkan masyarakat pada keindahan dan misteri alam semesta.

Keberadaan teleskop bersejarah, bangunan observatorium yang ikonik, serta suasana pegunungan yang asri menjadikan Bosscha memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, pelajar, hingga komunitas astronomi.

Meski kunjungan umum belum dibuka, masyarakat masih dapat mengenal aktivitas observatorium melalui program kunjungan edukasi yang saat ini diperuntukkan bagi rombongan sekolah. Program tersebut dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis dalam dua sesi, yakni pukul 09.00–11.00 WIB dan 13.00–15.00 WIB, dengan jumlah peserta yang dibatasi.

Advertisement

Pembatasan tersebut dilakukan agar proses pembelajaran dan pengenalan astronomi dapat berlangsung lebih efektif serta tetap menjaga kenyamanan seluruh peserta.

Menunggu Sensasi Tur Malam Mengamati Langit

Selain membuka kembali kunjungan reguler, pengelola juga tengah mengkaji kemungkinan menghadirkan tur malam. Program ini menjadi salah satu yang paling dinantikan karena memungkinkan pengunjung menikmati pengalaman mengamati benda-benda langit secara langsung menggunakan fasilitas observatorium.

Namun, pelaksanaan tur malam tidak sesederhana membuka jadwal kunjungan biasa. Faktor cuaca, tingkat kecerahan langit, serta kesiapan fasilitas menjadi penentu utama keberhasilannya. Langit yang cerah menjadi syarat penting agar pengalaman observasi bintang, planet, maupun objek astronomi lainnya dapat dinikmati secara maksimal.

Karena itu, wisatawan yang berharap dapat menikmati sensasi menjelajah langit malam dari Observatorium Bosscha masih perlu menunggu hingga seluruh aspek pendukung benar-benar siap.

Dengan rencana pembukaan kembali kunjungan umum tersebut, Observatorium Bosscha berpotensi kembali menjadi salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Lembang. Bukan hanya menawarkan panorama pegunungan yang menyejukkan, tetapi juga pengalaman langka untuk mengenal lebih dekat dunia astronomi yang selama ini hanya dapat disaksikan melalui buku atau layar digital. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia