Advertisement
Peristiwa Daerah

Pemerhati Sebut PT DLU Masih Jadi Pilihan Utama Transportasi Laut di Pulau Sumba

Kapal milik DLU yang menyinggahi dan melayani masyarakat Pulau Sumba tak surut meski dihadapkan dengan kenyataan masih minimnya dukungan pemerintah.

TIMES Indonesia,
Pemerhati Sebut PT DLU Masih Jadi Pilihan Utama Transportasi Laut di Pulau Sumba
Kapal milik PT Dharma Lautan Utama (FOTO: DLU for TIMES Indonesia)
A-AA+

SUMBA Transportasi laut di Pulau Sumba masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Hal itu ditegaskan oleh seorang pemerhati Sumba, Yonathan Umbu pada Minggu (7/6/2026).

Advertisement

“Salah satu transportasi laut bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang paling diminati saat ini adalah KM Dharma Kartika V milik perusahan PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang menyinggahi pelabuhan Waingapu, Sumba Timur,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Kapal milik DLU yang menyinggahi dan melayani masyarakat Pulau Sumba tak surut meski dihadapkan dengan kenyataan masih minimnya dukungan pemerintah atas regulasi terhadap angkutan laut di Sumba.

Namun, ungkap Umbu, Pemeritah daerah Sumba Timur dapat menghadirkan KM Dharma Kartika V untuk kebutuhan transportasi laut seperti saat ini.

Bahkan meski kondisi ekonomi dalam keadaan sulit, namun masih ada transportasi laut yang dapat membantu perjalanan dengan harga terjangkau.

Ia juga menyatakan, jika berbicara soal angkutan laut, tentunya pemerintah bersama pelaku usaha harus menjalin kerja sama yang baik karena pemerintah selaku regulator juga mempunyai tugas menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Advertisement

Adapun konsep dari kehadiran kapal milik PT DLU ini di Sumba Timur diharapkan dapat menunjang industri pariwisata karena dengan kapal tersebut banyak penumpang yang bepergian untuk berpariwisata.

“Jadi kapal ini bisa dimanfaatkan selain berpergian juga berwisata bagi wisatawan di beberapa pulau yang disinggahinya,” ujar Umbu.

Umbu mengakui, dengan menggunakan kapal milik DLU penumpang dapat membawa muatan lebih banyak serta kendaraan, suasana di kapal juga lebih menyenangkan karena lebih ramai sehingga dapat bersosialisasi dengan penumpang lain. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia