Tim SMAN 1 Sangkapura Bawean Raih Emas Kejurprov Sepak Takraw Jawa Timur
SMAN 1 Sangkapura Bawean meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi Sepak Takraw SMA Sederajat dan U-23 Jawa Timur 2026 yang digelar di Malang.
GRESIK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Pulau Bawean Gresik. Kali ini, Tim sepak takraw sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi Sepak Takraw SMA Sederajat dan U-23 Jawa Timur 2026.
Pada partai final yang berlangsung di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (7/6/2026), tim Gresik tampil impresif dengan menundukkan tuan rumah Kabupaten Malang dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut mengantarkan tim sepak takraw Gresik membawa pulang medali emas sekaligus trofi juara Kejurprov ke Kota Pudak.
Kepala SMAN 1 Sangkapura Bawean, Suwandi, mengaku bangga atas capaian para atlet muda tersebut. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil kerja keras, disiplin para tim.
“Melihat anak-anak berdiri di panggung utama menerima piala tingkat provinsi, rasanya seluruh lelah kami terbayar lunas. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berprestasi,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Suwandi menjelaskan, perjalanan menuju gelar juara tidaklah mudah. Berbagai keterbatasan harus dihadapi, mulai dari sarana latihan hingga kondisi pascagempa yang sempat memengaruhi aktivitas olahraga di Bawean.
Menurutnya, selama masa persiapan tim belum memiliki lapangan indoor yang representatif. Ketika hujan turun, latihan kerap terhenti atau dipindahkan ke area parkir sekolah yang kondisinya mulai mengalami keretakan.
“Belum lagi mereka harus membagi waktu antara kegiatan akademik dan latihan fisik yang cukup berat. Namun justru dari situ mental mereka terbentuk menjadi lebih kuat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan tim sepak takraw Bawean tersebut.
Menurutnya, keberhasilan meraih gelar juara provinsi menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk mengukir prestasi.
“Kami tahu perjuangan mereka tidak mudah, terutama dalam menyiasati keterbatasan sarana latihan. Namun semangat juang mereka harus menjadi contoh bagi siswa lain. Keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi,” tegasnya.
Eko berharap prestasi tersebut menjadi pijakan untuk melahirkan atlet-atlet sepak takraw berprestasi yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
“Cabang Dinas akan terus mendukung dan memfasilitasi agar prestasi sepak takraw Gresik bisa melompat ke tingkat nasional,” ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


