Advertisement
Peristiwa Daerah

Warga Lega, Gubernur Luthfi Target Jalan Cepu–Randublatung Mulus dan Tuntas Tahun Ini

Pemprov Jateng mengalokasikan hampir Rp34 miliar untuk memperbaiki ruas Jalan Cepu–Randublatung di Blora. Gubernur Ahmad Luthfi menargetkan jalan mulus tanpa lubang dan tuntas tahun ini guna mendukung mobilitas serta perekonomian warga.

TIMES Indonesia,
Warga Lega, Gubernur Luthfi Target Jalan Cepu–Randublatung Mulus dan Tuntas Tahun Ini
Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan total ruas Jalan Cepu–Randublatung sepanjang 2,6 kilometer dengan konstruksi beton (rigid pavement) senilai hampir Rp34 miliar.
A-AA+

SEMARANG Harapan warga Blora untuk menikmati akses jalan yang lebih baik akhirnya mendapat kepastian. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas Jalan Cepu–Randublatung sepanjang 2,6 kilometer menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) dengan total anggaran hampir Rp34 miliar.

Perbaikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, memperlancar distribusi barang, serta memperkuat konektivitas wilayah yang menjadi salah satu jalur penting perekonomian di Kabupaten Blora.

Advertisement

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan proyek tersebut telah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp5,276 miliar yang saat ini memasuki tahap tender. Selain itu, Pemprov Jateng juga menambah dukungan anggaran melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebesar Rp28,7 miliar.

“Yang pertama ada alokasi Rp5,276 miliar dan ditambah lagi melalui Perkada sebesar Rp28,7 miliar. Totalnya untuk satu ruas ini saja Rp34 miliar. Insyaallah tuntas,” kata Henggar saat meninjau ruas jalan Singget–Djoplang–Cepu, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, penggunaan rigid pavement dipilih karena lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Setelah proses tender selesai, pekerjaan fisik ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir Juli 2026.

Selain mengandalkan APBD Provinsi Jawa Tengah, Pemprov juga mengusulkan dukungan pendanaan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) agar percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora dapat berjalan lebih optimal.

“Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora,” ujarnya.

Advertisement

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyambut baik percepatan perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, ruas Randublatung–Cepu merupakan jalur strategis yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

“Harapan kami jalan Randublatung-Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini,” kata Sri Setyorini.

Kabar perbaikan jalan itu langsung disambut antusias masyarakat. Sejumlah warga bahkan mendatangi lokasi saat proses penambalan jalan berlangsung. Mereka mengaku lega karena kerusakan yang selama ini dikeluhkan akhirnya mendapat penanganan serius.

Gunawan Dwi Hananto, warga Desa Jetis, berharap perbaikan jalan dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Blora yang sudah bersinergi sehingga jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Greg, warga Kecamatan Jati. Ia berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” katanya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, seorang sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pekerjaan benar-benar diperhatikan mengingat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Sulastri, warga Desa Gedangpecici, menilai kerusakan jalan selama ini kerap memicu kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

“Alhamdulillah senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan perbaikan ruas Cepu–Randublatung harus menjadi prioritas dan dituntaskan secepatnya. Ia menginginkan jalan tersebut kembali mulus tanpa lubang sehingga mampu menunjang aktivitas masyarakat secara optimal.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Perbaikan ruas Cepu–Randublatung juga menjadi bagian dari strategi pemerintah provinsi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Luthfi menjelaskan, penanganan jalan rusak di Jawa Tengah saat ini menjadi fokus utama pemerintah provinsi. Bahkan, Pemprov mengambil langkah percepatan dengan merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar tanpa menunggu pembahasan APBD Perubahan 2026 yang baru dijadwalkan pada September mendatang.

Langkah tersebut diambil setelah tingkat kemantapan jalan provinsi turun dari 94,4 persen pada 2025 menjadi 84,6 persen pada 2026. Salah satu penyebabnya adalah curah hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu panjang hingga awal tahun.

“Jalan-jalan provinsi yang sekarang kualifikasinya rusak berat, dalam waktu dekat kita lakukan penanganan pemeliharaan dan peningkatan. Saya ingin tahun 2026 ini kembali seperti 2025, kemantapan jalan provinsi harus 94,4 persen,” tegas Luthfi. (*)

 

 

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Bambang H Irwanto
PenulisBambang H IrwantoEditor TIMES Indonesia, bergabung di penghujung tahun 2018, berpengalaman sebagai wartawan sejak 2001.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia